Ngopi Bareng Warga, Babinsa Koramil Telanaipura Bangun Kedekatan Melalui Komunikasi Sosial Babinsa Koramil Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial di Desa Baru Babinsa Koramil Pasar Dampingi Penyaluran Bantuan UMKM, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Warga Babinsa Koramil Muara Tembesi Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat Melalui Komunikasi Sosial di Desa Aur Gading Babinsa Koramil Jambi Selatan Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa Baru SMP Tri Sukses Boarding School

Home / Olahraga

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:42 WIB

THRILLER 10 GOL! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 di Posisi Ketiga, Prancis Tumbang 6-4

Bola Sriwijayadaily – Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan senyum lebar. Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (19/7/2026) WIB, The Three Lions menaklukkan Prancis dengan skor mencolok 6-4 dalam salah satu laga paling dramatis sepanjang turnamen.

Sepuluh gol yang tercipta sepanjang 90 menit menjadi bukti bahwa pertandingan ini jauh dari sekadar duel perebutan posisi ketiga. Kedua tim tampil menyerang tanpa banyak kompromi, menghadirkan permainan terbuka yang memanjakan para penonton.

Inggris tampil begitu meyakinkan sejak menit-menit awal. Tim asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif permainan dengan pressing tinggi yang membuat Prancis kesulitan mengembangkan serangan. Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Declan Rice membuka keunggulan Inggris, sebelum Ezri Konsa menggandakan skor melalui situasi bola mati.

Keunggulan dua gol membuat kepercayaan diri Inggris semakin meningkat. Bukayo Saka kemudian mengambil alih panggung. Winger Arsenal itu tampil luar biasa dengan kecepatan dan ketajamannya. Dua gol yang ia lesakkan membuat pertahanan Prancis porak-poranda dan membawa Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0.

Baca :  Takziah ke Warga, Babinsa Tanjung Raden Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Prancis yang tampil di bawah asuhan Didier Deschamps terlihat kehilangan arah sepanjang 45 menit pertama. Organisasi pertahanan mereka berulang kali ditembus oleh transisi cepat Inggris, sementara lini depan kesulitan memperoleh ruang untuk mengancam gawang lawan.

Memasuki babak kedua, wajah permainan Prancis berubah drastis. Didier Deschamps melakukan sejumlah penyesuaian yang membuat Les Bleus tampil jauh lebih agresif. Intensitas serangan meningkat, penguasaan bola lebih baik, dan Kylian Mbappé mulai menemukan ritme permainannya.

Kapten Prancis itu berhasil mencetak dua gol yang membangkitkan harapan timnya. Bradley Barcola turut menyumbangkan satu gol sehingga skor berubah menjadi 4-3. Dalam periode tersebut, momentum sempat beralih ke kubu Prancis. Inggris dipaksa bertahan lebih dalam menghadapi gelombang serangan yang terus berdatangan.

Namun ketika peluang untuk menyamakan kedudukan mulai terbuka, Inggris kembali menunjukkan efektivitasnya. Bukayo Saka menyempurnakan penampilan gemilangnya melalui eksekusi penalti yang sekaligus melengkapi hattrick. Tidak lama kemudian, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris lewat gol keenam yang membuat keunggulan kembali menjauh.

Baca :  Babinsa Pelayangan Dukung Program MASLAHAT, Dorong Lingkungan Bersih dan Harmonis

Prancis memang sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 6-4, tetapi waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengejar defisit gol. Peluit panjang pun memastikan Inggris keluar sebagai pemenang sekaligus mengamankan posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Bukayo Saka menjadi sosok paling bersinar dalam pertandingan ini. Tiga gol yang dicetaknya tidak hanya membawa Inggris meraih kemenangan, tetapi juga menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling menentukan sepanjang turnamen. Pergerakan tanpa bola, kemampuan menusuk dari sisi lapangan, dan penyelesaian akhirnya menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Prancis.

Di sisi lain, kekalahan tidak sepenuhnya menutupi pencapaian luar biasa Kylian Mbappé. Dua gol yang dicetaknya mengantarkan sang kapten Prancis menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra, melewati rekor yang sebelumnya dipegang legenda sepak bola dunia. Catatan tersebut menjadi penghiburan di tengah kegagalan Prancis membawa pulang kemenangan.

Baca :  TAK ADA LAGI SIUUUUU! Portugal Tersingkir, Spanyol Akhiri Mimpi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Bagi Thomas Tuchel, hasil ini menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghampiri setelah Inggris gagal melangkah ke final. Pendekatan menyerang yang diterapkannya terbukti efektif dan mampu mengembalikan kepercayaan diri skuad muda Inggris.

Sebaliknya, Prancis harus melakukan evaluasi besar. Buruknya koordinasi pertahanan pada babak pertama menjadi faktor utama yang sulit diperbaiki, meskipun mereka menunjukkan karakter kuat dengan bangkit pada babak kedua. Empat gol yang sudah terlanjur bersarang di babak pertama menjadi beban yang terlalu berat untuk dikejar.

Laga ini juga menandai penutup perjalanan Didier Deschamps bersama Timnas Prancis. Jika benar menjadi pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Les Bleus, maka ia mengakhiri pengabdiannya dalam sebuah pertandingan yang akan dikenang sebagai salah satu duel paling spektakuler dalam sejarah perebutan tempat ketiga Piala Dunia.

Bagi Inggris, kemenangan ini menjadi penutup yang manis. Meski gagal mencapai partai final, mereka pulang dengan kepala tegak setelah mempersembahkan permainan atraktif dan memastikan diri sebagai peringkat ketiga Piala Dunia 2026. (**)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Atlet Tarung Derajat Jambi Panaskan Persiapan Jelang PON Bela Diri II di Kudus

Olahraga

Messi Gagal Penalti Lagi, Tapi Tetap Jadi Roh Kebangkitan Argentina!

Olahraga

Febri Jamil “Top Scorer” di Turnamen Sepak Bola antar Wartawan se-Indonesia 2022

Daerah

Budi Setiawan Satu-Satunya Bacalon Sah Ketua KONI Provinsi Jambi 2025-2029

Daerah

Turnamen Domino Wartawan HUT ke-10 SJB News Berakhir, Soleh–Jefri Sabet Juara Utama

Olahraga

Ini Jadwal Lengkap Piala AFF 2022

Olahraga

Ketum KONI Jambi Budi Setiawan Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Porwil XI Riau

Nasional

Timnas Indonesia Gagal Mewujudkan Mimpi Lolos ke Piala Asia U-23