Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Kamis, 6 Juni 2024 - 14:39 WIB

Sosialisasi PKBN diikuti Ratusan Ormas, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Parpol dan Komunitas lainnya

Sosialisasi PKBN diikuti Ratusan Ormas, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Parpol dan Komunitas lainnya/BN

Sosialisasi PKBN diikuti Ratusan Ormas, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Parpol dan Komunitas lainnya/BN

JAMBI – Sebanyak 230 orang peserta terdiri dari Ormas, Toga, Todat, Parpol, komunitas dan organisasi lainnya lingkup Masyarakat Kota Jambi mengikuti Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Masyarakat  yang digelar oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka menyebarluaskan Nilai Dasar Bela Negara.

Sosialisasi PKBN Lingkup Masyarakat di Kota Jambi Provinsi Jambi tersebut dibuka oleh Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigadir Jenderal TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., bertempat di Ball Room Hotel Swissbell Jambi, Kamis (6/6/2024).

Baca :  Anjangsana ke Warga, Babinsa Pasar Jambi Ajak Jaga Kebersihan dan Kesehatan

Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Mayjen TNI Piek Budyakto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan Brigadir Jenderal TNI G. Eko Sunarto, menjelaskan bahwa Bela Negara tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI  semata,  tetapi  menjadi tanggung jawab bersama seluruh Kementerian/Lembaga termasuk Pemda serta seluruh komponen bangsa lainnya.

Bela Negara bagi lingkup masyarakat  merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan Revolusi Mental dari Kabinet Indonesia bersatu.

Baca :  Babinsa Komsos dengan Tokoh Masyarakat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jelasnya, bahwa Implementasi nilai dasar Bela Negara sangat penting dan dibutuhkan bagi Negara, terlebih bila mencermati perkembangan dinamika ancaman saat ini, yaitu di era kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi. Bentuk ancaman saat ini tidak lagi bersifat konvensional, tetapi lebih bersifat non konvensional/non militer, bahkan mempengaruhi  hati dan pikiran manusia secara pragmatis.

Hal tersebut dapat menimbulkan efek yang sangat fundamental karen dapat merusak  sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana suatu bangsa dapat hancur oleh bangsanya sendiri, karena hati dan pikiran manusia merupakan benteng pertahanan terakhir yang dimiliki oleh suatu bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, sebab peperangan yang sesungguhnya adalah medan peperangan di dalam pikiran dan hati manusia.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Salah satu upaya untuk menangkal ancaman tersebut di atas adalah dengan melaksanakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara,  tutup Direktur Bela Negara, tandasnya. (BN)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan SSDN PPRA Lemhannas RI Di Makodam

Nasional

Profesional Kebanggaan Rakyat, Kodam II/Swj Bhakti Untuk Sumbagsel

Nasional

Peduli Terhadap Masyarakat, Satgas Yonif 721/Makkasau Berikan Bantuan Pakaian Untuk Anak-anak Distrik Kanggime

Nasional

Danrem 044/Gapo Ikuti Rakor Melalui Virtual, Bahas Penanganan Masalah Jumlah Final Operasi PPKM

Nasional

Korem 043/Gatam Gelar Olahraga Bersama dengan Pepabri, Kenalkan Terapi Ling Tien Kung

Nasional

Prajurit Siliwangi “Ngadu Bako” dengan Berbelanja Lansung Hasil Kebun Masyarakat

Nasional

Dandim 0415/Jambi Ingatkan Prajurit Pedomani Tujuh Pelanggaran Berat

Nasional

Panglima TNI Tunjuk Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Pangkostrad