Muaro Jambi, Sriwijayadaily.com – Krisis air bersih melanda Desa Sarang Burung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, akibat musim kemarau panjang. Sumur-sumur warga mengering, dan airnya menjadi keruh sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Untuk kebutuhan minum dan memasak, warga terpaksa membeli air bersih, sementara untuk mandi dan mencuci, mereka bergantung pada air Sungai Batanghari yang debitnya mulai menurun.
Mengatasi kondisi ini, Dandim 0415/Jambi, Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, bersama Pj. Bupati Muaro Jambi, Drs. Raden Najmi, melakukan koordinasi dan mengambil langkah konkret melalui program karya bakti TNI dengan membangun dua unit sumur bor di Desa Sarang Burung. Program ini merupakan hasil sinergi antara TNI dan Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi.
Pabung Muaro Jambi, Letkol Inf Beni, saat dikonfirmasi pada Jumat (13/12), menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni RT 01 dan RT 03. “Pengerjaan masih berlangsung, dan hingga saat ini sumur bor telah mencapai kedalaman 80 meter dengan sumber air berhasil ditemukan,” jelas Letkol Beni.
Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi warga Desa Sarang Burung yang terdampak krisis air bersih. “Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mengatasi permasalahan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Semoga pembangunan ini segera rampung dan memberikan manfaat maksimal bagi warga setempat.**










