JAKARTA – Presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan bahwa keamanan harus menjadi prioritas utama bagi Indonesia sebelum memulai pembangunan infrastruktur seperti kereta cepat dan jalan raya.
Pernyataan ini disampaikan dalam pembekalan kepada Calon Perwira Remaja di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu, 13 Juli 2024.
Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan bahwa pembangunan gedung-gedung, pelabuhan, bandara, kereta api cepat, dan jalan raya hanya akan bermanfaat jika negara ini aman dan terlindungi sepenuhnya.
Menurut Prabowo, melindungi negara harus sesuai dengan pesan yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Di sana tertera, tujuan nasional yang pertama adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Setelah itu, barulah memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.
“Kita harus memastikan bahwa negara kita aman dan utuh sebelum kita memikirkan pembangunan infrastruktur yang lebih maju. Kesejahteraan ekonomi dan kemajuan lainnya hanya dapat dicapai jika kita memiliki fondasi yang kuat dalam keamanan dan pertahanan,” ujar Prabowo.
Presiden terpilih juga menggarisbawahi pentingnya masuknya Calon Perwira Remaja ke dalam TNI-Polri sebagai bagian integral dari tujuan nasional untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan bangsa.
Ia menekankan bahwa TNI yang kuat dan kepolisian yang handal merupakan kunci untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
Prabowo Subianto juga menyampaikan harapannya agar setiap langkah pembangunan infrastruktur di Indonesia harus selaras dengan upaya memperkuat keamanan dan pertahanan nasional. (**/)
Artikel ini dikutip dari kompas.com dengan judul *Prabowo: Untuk Apa Bangun Kereta Cepat dan Jalan kalau Negara Ini Tidak Aman?*










