Bandar Lampung, sriwijayadaily.com — Peringatan Hari Ulang Tahun Penerangan TNI Angkatan Darat tidak hanya diisi dengan seremoni internal. Di Kodam XXI/Radin Inten, momentum HUT ke-75 dimaknai dengan cara sederhana namun sarat kepedulian: berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim piatu.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XXI/Radin Inten, Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo, menggelar kegiatan doa bersama di Panti Asuhan Daarul Alya, Jalan Ulangan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Selasa (3/2/2026). Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus panti serta puluhan anak asuh.
Suasana kehangatan terasa sejak awal kegiatan. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar satuan Penerangan Angkatan Darat semakin profesional, humanis, dan terus dekat dengan rakyat. Bagi jajaran Pendam, momen ini menjadi refleksi atas tugas dan pengabdian selama ini.
Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial TNI AD, khususnya insan penerangan, kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Momentum HUT Penerangan Angkatan Darat ini kami maknai dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim. Kami juga memohon doa agar seluruh prajurit Penerangan TNI AD senantiasa diberi kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Menurut Kapendam, kegiatan seperti ini penting untuk menjaga nilai-nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan semata dalam konteks tugas, tetapi juga dalam semangat kebersamaan dan kepedulian.
Selain doa bersama, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Kodam XXI/Radin Inten dengan masyarakat sekitar panti asuhan. Interaksi hangat antara prajurit dan anak-anak menegaskan bahwa peringatan hari jadi satuan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sosial.
Perayaan HUT Penerangan TNI AD ke-75 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada rakyat. Dengan langkah-langkah sederhana namun bermakna, semangat pengabdian insan penerangan diharapkan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi sesama. (Penremgatam)










