SRIWIJAYADAILY.COM – Patroli malam di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, berubah menjadi operasi gabungan sejumlah unsur keamanan untuk memastikan wilayah tetap kondusif dari aksi kejahatan jalanan dan aktivitas geng motor yang mulai meresahkan. Koramil 0415-07/Pelayangan bersama Polsek, Forkopimcam, Forum RT, dan perangkat kelurahan turun langsung menyisir sejumlah titik rawan pada Minggu dini hari, 19 Oktober 2025.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya preventif menjaga ruang publik agar tetap aman, terutama saat aktivitas warga mulai berkurang dan kerawanan meningkat. Patroli dilakukan dengan menyusuri jalan permukiman, fasilitas publik, hingga akses jalur utama yang kerap digunakan kelompok bermotor untuk aksi balap liar atau tindakan kriminal.
“Kami fokus menekan aktivitas geng motor dan tindak kriminal lainnya yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat,” ujar Serka Zainal, salah satu personel Koramil yang ikut dalam patroli.
Menurut Zainal, kehadiran aparat di lapangan bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga memberikan efek gentar sekaligus rasa tenang bagi warga. Ia menilai pendekatan persuasif dan dialog dengan masyarakat tetap dikedepankan jika ditemukan kelompok remaja yang berkumpul hingga larut malam.
Komandan Koramil 0415-07/Pelayangan, Kapten Inf Alazhar, saat dikonfirmasi, mengatakan patroli gabungan ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia menegaskan kegiatan semacam ini tidak dilakukan insidental, tetapi akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi tanggung jawab kami untuk memastikan warga merasa aman. Kami tidak ingin ada ruang bagi geng motor atau pelaku kriminal bertindak seenaknya,” kata Alazhar.
Ia menekankan bahwa keamanan wilayah tidak bisa hanya dibebankan pada aparat. Peran masyarakat dalam memberikan informasi, ikut mengawasi lingkungan, hingga membina para remaja sangat dibutuhkan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa dukungan warga, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Warga setempat menyambut baik patroli malam tersebut. Beberapa Ketua RT mengaku sempat menerima laporan tentang suara knalpot bising dan aksi ugal-ugalan pengendara motor di jalan lingkungan, terutama menjelang tengah malam. Dengan kehadiran aparat, situasi disebut lebih terkendali.
Patroli gabungan ini menjadi gambaran sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah. Selain pencegahan kejahatan, kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan warga, terutama untuk deteksi dini persoalan keamanan di lingkungan masing-masing.
Ke depan, Koramil Pelayangan berencana memperluas wilayah patroli dan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat. Harapannya, keamanan tidak hanya menjadi agenda aparat, tetapi menjadi budaya warga dalam menjaga lingkungannya sendiri.**










