Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus TMMD ke-128 Resmi Dimulai, Danrem 043/Gatam Tekankan Percepatan Pembangunan Desa Senkom Jambi Siap Turun ke Lapangan, Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengendalian Massa Babinsa Hadiri Rapat Kampung Bahagia, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Komunitas di Thehok

Home / Nasional

Sabtu, 5 Februari 2022 - 16:28 WIB

Peran Babinsa Sukseskan Pawai Pekabaran Injil Di Tanah Papua Ke 167

Biak, Sriwijayadaily.co.id – Babinsa Koramil 1708-01/BK bantu amankan kelancaran pawai Pekabaran Injil Di Tanah Ppua Yang Ke 167 yang dilaksanakan di Kab Biak Numfor, Sabtu (5/2/2022).

Pekabaran injil di tanah papua diawali dengan kedatangan Ottow dan Gaissler pada 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam telah menjadi tonggak sejarah penyebaran Injil di tanah Papua. Sepuluh dekade berikutnya Don Richardson bergabung dalam tugas pelayanan penginjilian suku Sawi di Merauke. Semangat dan karya nyata para pahlawan-pahlawan Injil ini terus dikenang dan senantiasa berdampak hingga saat ini.

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Salah satu faktor keberhasilan misi Injil di tanah Papua adalah adanya kesadaran para tokoh saat itu bahwa manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling mulia, memiliki kedudukan yang sama di hadapan Tuhan. Pandangan kesetaraan ini menjadi motivasi yang kuat bagi para tokoh-tokoh Injil untuk memberitakan Injil di tanah Papua.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Disampaikan oleh Salah Satu peserta pawai bapak Lukas Yensenem bahwa manusia memiliki kesetaraan yang mulai tergerus sedikit demi sedikit, misalnya soal kesetaraan, kemanusiaan, keadilan, dan perlindungan kelompok minoritas.

“Bahkan, kebebasan berekspresi juga menjadi sorotan belakangan ini. Sekalipun kebebasan berekspresi dijamin konstitusi, tetapi tentu ada batasnya, yakni tidak merendahkan martabat manusia seperti fitnah, hoax, dan membeda-bedakan suku, agama dan bertindak rasisme.

Serta beliau melanjutkan bahwa Setiap agama mengajarkan harmoni dan kebaikan. Untuk mampu bersikap baik, seimbang tanpa membeda-bedakan, maka sikap inklusif patutlah kita hindarkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas bapak Bapak Lukas Yensenem.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Dalam hal ini Babinsa Koramil 1708-01/BK yang diwakili oleh Serka MP Rumsowek juga merasa bangga karna bisa melaksanakan tugas pengamanan peserta pawai dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan dengan, baik, aman dan lancar.

Sumber : Pendam XVII Cenderawasih

Share :

Baca Juga

Nasional

Forkopimda Dan Prajurit Korem 043/Gatam Lepas Brigjen TNI Ruslan Effendy

Nasional

Pendeta Gultom : Jenderal Dudung Datang Membawa Pencerahan Kepada Umat Beragama

Nasional

Pemerintah Terbitkan Perpres Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia 2021-2025

Nasional

Perwira Muda TNI AD Persembahkan Perspektif Indonesia dalam Diskusi Panel Isu Strategis Kawasan Asia Tenggara di Seskoad Amerika Serikat

Nasional

Terjun Langsung Ke Rumah Warga Satgas Yonif Raider 200/BN Berikan Layanan Kesehatan

Nasional

Danrem 042/Gapu Gelar Tatap Muka Bersama Prajurit Kodim Kerinci

Nasional

Demi Kesembuhan Warganya, Babinsa Kopda Jumadi Donorkan Darahnya

Nasional

Hadiri Upacara Pemakaman Militer Almarhum Letkol Laut M. Al Amin, Dandim 0415/Jambi Sampaikan Rasa Hormat dan Bela Sungkawa