BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI

Home / Nasional

Rabu, 6 Juli 2022 - 06:43 WIB

Pasiter Kodim 0415/Jambi Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Vaksinasi PMK untuk Hewan Ternak Di Kumpeh

Pasiter Kodim 0415/Jambi mewakili Dandim 0415/Jambi mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., meninjau penyuntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak di Desa Mekarsari Kec. Kumpeh Kab. Muaro Jambi (Sriwijayadaily/bn)

Pasiter Kodim 0415/Jambi mewakili Dandim 0415/Jambi mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., meninjau penyuntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak di Desa Mekarsari Kec. Kumpeh Kab. Muaro Jambi (Sriwijayadaily/bn)

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Pasiter Kodim 0415/Jambi mewakili Dandim 0415/Jambi mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., meninjau penyuntikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak, dan penyerahan secara simbolis bantuan obat-obatan, Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Peternakan di Desa Mekarsari Kec. Kumpeh Kab. Muaro Jambi, Selasa (5/7/2022) kemarin.

Gubernur Jambi, Al Haris mengharapkan pelaksanaan vaksinasi oleh Satuan Tugas (Satgas) dapat mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan berkuku genap/ belah sehingga tidak menyebar ke daerah lainnya.

Gubernur Al Haris mengatakan PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah yang ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku.

Baca :  Ajangsana Babinsa Koramil Mestong Pererat Kedekatan dengan Warga di Bengkel Kerja Desa Bakti Mulya

“Walau tidak menular kepada manusia, PMK mengakibatkan dampak kerugian bagi perekonomian masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak yang telah berperan serta dan berkontribusi, saling bersinergis.

“Saya mengucapkan terima kasih seluruh petugas dan pihak yang telah berperan serta berkontribusi dan bersinergi dalam upaya penyelenggaraan vaksinasi PMK di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Muaro Jambi dapat terlaksana dengan baik sebagai upaya percepatan penanganan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku dan di Provinsi Jambi,” ungkap Al Haris.

“Saya mengharapkan setiap pihak terkait terus bekerja sama, kerja keras, kerja cerdas, kerja cepat, dan kerja tepat sehingga target selesai pelaksanaan vaksinasi PMK pada tanggal 7 Juli 2022 dapat terealisasi secara optimal,” tambahnya.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Pemerintah Provinsi Jambi dengan segala upaya akan bekerja secara ekstra, semaksimal dan seoptimal mungkin, salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi untuk mengendalikan PMK. Bantuan vaksin dan obat-obatan ini juga menunjukkan kehadiran pemerintah secara serius dalam pengendalian PMK di tanah air.

“Semoga vaksinasi ini dapat mengurangi kerugian ekonomi peternak, peternak dapat lebih tenang dalam mempersiapkan penyediaan hewan kurban untuk Hari raya Idul Adha dengan baik. Terima kasih kepada seluruh anggota Gugus Tugas Kabupaten Muaro Jambi, Dokter Hewan, Paramedis dan seluruh petugas terkait pelaksanaan vaksinasi PMK, dan selamat bekerja, tetap utamakan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas,” tandas Al Haris.

Baca :  Kesdam XX/Tuanku Imam Bonjol Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Dua Titik Car Free Day Kota Padang

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, Akmad Maushul menjelaskan, Provinsi Jambi terpapar PMK dari tanggal 20 Mei 2022. Saat ini sudah ada 9 Kabupaten/Kota terpapar yang tersebar di 37 Kecamatan dan 83 Desa. Adapun yang terpapar sebanyak 1.308 ekor yang terdiri dari 1 240 ekor sapi, 51 ekor kerbau dan kambing 17 ekor, dari laporan yang sembuh sebanyak 732 ekor atau 56 persen.

“Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani penyebaran PMK di Provinsi Jambi, sehingga PMK tidak menyebar ke daerah lainnya yang dapat menyebabkan kerugian bagi para peternak,”kata Maushul. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kodim 1702/JWY Bantu Proses Pesemayaman Dan Pemakaman 9 Jenazah Korban Kerusuhan

Nasional

Progres Pembangunan MCK Program TMMD Kodim 0415/Jambi Capai 50 Persen

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Sambut Kunjungan Kerja Wapres RI K.H. Ma’ruf Amin Di Jayapura

Nasional

Bintal Fungsi Komando Wilayah Korem 045/Garuda Jaya

Nasional

Kasad : Laporkan ke Kami Jika Ada Indikasi Ketidaknetralan Prajurit

Nasional

TNI-POLRI Bersama Warga Kampung Tanjung Raya Bersinergi Lakukan Jum’at Bersih

Nasional

Jaga Keindahan Lingkungan, Babinsa Dan Masyarakat Tambak Sari Gotong Royong Bersihkan Parit

Nasional

Patroli Sambang Babinsa Sengeti di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi