Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI Ketua PWI Jambi Diwakili Sekretaris Jenguk Anggota yang Sakit Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Home / Nasional

Kamis, 9 November 2023 - 08:11 WIB

Panglima TNI Apresiasi Satgas Anti Mafia Tanah Selesaikan Sengketa 48 Hektare Tanah Milik TNI

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Mafia tanah ini benar-benar ada dan terjadi di lingkungan TNI.  Terkait penyelesaian tanah, banyak sekali tanah-tanah TNI yang bermasalah, baik bersengketa dengan masyarakat, maupun dengan pihak lain dan juga banyak yang diserobot oleh mafia tanah.

Demikian penegasan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M.  pada saat memberikan paparan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Laksamana TNI Yudo Margono lebih lanjut menyampaikan bahwa saat awal menjabat sebagai Panglima TNI dan melihat pelaksanaan pembangunan di tanah Jatikarya dengan luas 48 hektare, Dandenma Mabes TNI mengatakan tidak boleh dibangun karena tanah bermasalah. “Seingat saya punya TNI loh, kok ini bisa dikuasai orang lain, saya coba cek suratnya semuanya. Berdasarkan dari surat-surat yang ada saya yakin ini adalah lahan milik TNI,” ungkapnya.

Baca :  TNI Dorong Percepatan Pembangunan Desa Pondok Meja, Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Menurut Laksamana TNI Yudo, keberhasilan menyelesaikan sengketa tanah dapat berhasil karena adanya  Satgas Mafia Tanah yang terdiri dari Kementerian ATR BPN, Kejaksaan Agung, dan Polri yang  bertugas bersatu padu. “Hal ini sudah dibuktikan dengan penyelesaian tanah TNI 48 hektare yang bernilai Rp 10 triliun, ini prestasi membanggakan disaat terjadi banyak mafia tanah kita masih bisa menyelesaikan dengan baik dan pelakunya bisa diproses hukum dan tentunya ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Terkait penyelesaian sengketa tanah tersebut, Laksmana TNI Yudo menjelaskan telah banyak dibantu oleh Satgas Mafia Tanah. “Saya sebagai pimpinan TNI sangat berterima kasih dan penghargaan kepada Menteri ATR, Jaksa Agung dan Kapolri serta seluruh Satgas yang bekerja keras untuk menyelesaikan ini dengan berbagai macam hambatan tantangan, hampir tiap hari saya dapat laporannya ternyata tidak mudah, tapi Alhamdulillah dengan kesabaran sehingga semuanya bisa dilaksanakan dengan baik. Ini tentunya menjadi pilot project untuk tanah-tanah TNI yang bermasalah, bisa diselesaikan semuanya sehingga tidak mengganggu tugas pokok TNI,” ucapnya.

Baca :  Babinsa Jambi Selatan Dampingi Penyaluran Beras dan Minyak Goreng untuk 600 Warga Kelurahan Thehok

Share :

Baca Juga

Nasional

Prabowo di Sidang Umum PBB: Indonesia Siap Kirim 20 Ribu Pasukan Perdamaian, Tegaskan Dukungan Palestina

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Beri Pengarahan Kepada Prajurit Dan PNS

Nasional

Doa Bersama Prajurit Korem 043/Gatam: Wujud Syukur dan Harapan di Awal Tahun

Nasional

Prajurit Linud 432/WSJ Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur Yang Subur

Nasional

Danrem 043/Gatam Ucapkan Terima Kasih pada Tim Itjen TNI dalam Exit Meeting Audit Kinerja

Nasional

Danrem 042/Gapu Sambut Kedatangan Mantan Wapres Jusuf Kalla Di Jambi

Nasional

Kodam XVII/Cenderawasih Gelar Taklimat Awal Post Audit Itjenad TA 2022

Nasional

Komandan Kodiklatal Soroti Keistimewaan Personel Denjaka