Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Home / Nasional

Selasa, 19 Maret 2024 - 21:31 WIB

Pangdam II/Swj Tegaskan Tugas Bantuan Bencana, TNI Garda Terdepan

SRIWIJAYADAILY PALEMBANG – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil menegaskan bahwa selain mengantisipasi perkembangan Pasca pencoblosan Pilpres, jajarannya juga agar siap digerakkan untuk penanggulangan bencana karena TNI merupakan garda terdepan dan tulang punggung pada tugas bantuan ini.

Hal tersebut disampaikan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Ruslan Effendy, S.I.P. saat memimpin upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 di Makodam II/Swj Palembang.

Dikutip dari keterangan tertulis Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., Selasa (19/03) bahwa upacara bendera tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan Badan Pelaksana Kodam itu dibacakan amanat dari Pangdam II/Swj.

Baca :  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Intensifkan Patroli Malam, Jaga Kondusivitas Wilayah Pasar Jambi

Adapun penekanan Pangdam tidak hanya tentang perintah kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dalam mengantisipasi perkembangan Pemilu yang saat ini prosesnya masih berjalan, namun juga menekankan tugas-tugas satuan jajarannya dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di wilayah Sumbagsel, ujar Sapta.

Dikatakannya, terkait bencana alam yang terjadi di tahun ini diantaranya cuaca ekstrim, tanah longsor, karhutla dan gempa, Sumsel berada pada urutan kelima dari provinsi yang mengalami bencana.

Baca :  Babinsa Rajawali Ajak Pemuda Bangun Masa Depan, Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

“Berkaca dari pengalaman bencana yang terjadi di Sumbagsel tahun lalu, Pangdam mengingatkan untuk wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu, perlu mengantisipasi terjadinya banjir dan tanah longsor,” kata mantan Kasubdismedonline Dispenad ini.

Kemudian, lanjut dia, potensi Karhutla di wilayah OKI, Bangka Tengah, Belitung Timur, Pesawaran Lampung dan wilayah lainnya, perlu disiapkan penanganan bencana tersebut.

Baca :  Pesta Gol di Pakansari! Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1 pada Laga Perdana Piala AFF 2026

“Bukan hanya dalam rangka darurat bencana, namun lebih kepada upaya mitigasi baik berupa penanaman pohon, pembersihan aliran air/sungai, pengendalian sampah, pembuatan tanggul air dan penyiapan air bersih serta sosialisasi bencana kepada masyarakat secara dini,” urainya.

“Untuk mencegah banjir yang lebih besar, maka program optimasi lahan rawa yang merupakan kerjasama TNI AD dengan kementerian pertanian, yang harus selesai pada Juni 2024, bisa diselaraskan dengan upaya pengendalian air,” pungkas Lulusan Akmil 1996 ini.

Sumber : Pendam II/Swj

Share :

Baca Juga

Nasional

POM TNI Gelar Operasi Gaktib Dan Yustisi TA 2022 Di Wilayah Kodam II/Swj

Nasional

Babinsa Hadiri Musyawarah Persiapan MTQ, Wujud Dukungan TNI terhadap Syiar Islam di Jelutung

Nasional

Danrem 042/Gapu Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021

Nasional

Pangdam II/Swj Tegaskan Prajurit Terlibat Judi Online Akan Diproses Hukum

Nasional

KST Kembali Tembak Mati Satu Prajurit TNI di Nduga, Evakuasi Terkendala Cuaca

Nasional

Membanggakan Indonesia, KRI Bima Suci dan Satlat KJK 2023 Raih Juara Terspektakuler Pada Ajang Tall Ship Race Den Helder Belanda

Nasional

Kodim 0408/BS Budidayakan Ikan Dengan Kolam Terpal

Nasional

Hari Libur, Babinsa Koramil 09/TP Tetap Bina Kemanunggalan TNI-Rakyat