Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Patroli Terpadu Bersama Tim Karhutla dan Warga Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ Secara Humanis Perkuat Sinergi dengan Tokoh Masyarakat, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Gelar Komsos di Sungai Putri Semarak HUT ke-1 Kodam XX/TIB, Kodim 0415/Jambi Gelar Jalan Santai Bersama Keluarga Besar TNI

Home / Nasional

Minggu, 16 April 2023 - 17:34 WIB

KST Kembali Tembak Mati Satu Prajurit TNI di Nduga, Evakuasi Terkendala Cuaca

Ilustrasi TNI dan KST Papua. KST Kembali Tembak Mati Satu Prajurit TNI di Nduga, Evakuasi Terkendala Cuaca

Ilustrasi TNI dan KST Papua. KST Kembali Tembak Mati Satu Prajurit TNI di Nduga, Evakuasi Terkendala Cuaca

SRIWIJAYADAILY  – Gerombolan kelompok separatis teroris (KST) tak henti-hentinya menunjukkan aksi brutalnya.

Terbaru, gerombolan pengacau ini menyerang dan menembaki prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas negara di Papua dan membantu proses pencarian Pilot Susi Air Capt Philip Mark Mahrtens.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P dalam keterangannya di Timika, Minggu (16/4/2023) membenarkan itu.

Penembakan gerombolan KST dilakukan terhadap Prajurit TNI dari Satgas Yonif R 321/GT yang bertugas melakukan upaya pencarian pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (15/4/2023) sekitar pukul 16.30 Wit.

Baca :  Antisipasi Musim Kemarau, Babinsa Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla

Aksi itu mengakibatkan satu prajurit atas nama Pratu Miftahul Arifin tertembak dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter.

Pratu Miftahul dilaporkan gugur dalam penyerangan oleh separatis tersebut.

Tak puas, gerombolan KST kembali melakukan penyerangan dan penembakan kepada personel TNI lainnya yang sedang melaksanakan evakuasi jasad korban (Alm Pratu Miftahul Arifin) hingga memicu terjadi kontak tembak.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Hingga berita ini dipublish, belum diketahui secara pasti berapa jumlah prajurit yang menjadi korban mengingat masih terkendala komunikasi karena cuaca hujan dan berkabut.

Wilayah Nduga memang dikenal dengan cuaca yang ekstrim yang begitu cepat berubah sehingga akses komunikasi kerap mengalami gangguan karena faktor cuaca hujan dan berkabut.

Kondisi tersebut menjadi salah satu terhambatnya komunikasi dengan aparat keamanan yang berada di wilayah Nduga.

Baca :  Kasad Terima 514 Perwira Remaja Akmil, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Pengabdian kepada Bangsa

Lanjut Kapendam, meskipun terkendala cuaca, namun upaya-upaya memberikan bantuan dan evakuasi tetap dilaksanakan.

“Evakuasi sedang dilaksanakan, Kita berharap evakuasi berjalan dengan cepat, lancar dan aman.

Mohon doanya semoga Prajurit TNI yang melaksanakan tugas negara dan juga melakukan pencarian pilot Susi Air diberikan keselamatan, perlindungan dan kekuatan, sehingga dapat kembali bertugas,” pungkasnya. **

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Kodim 0415/Jambi Sembelih 4 Ekor Sapi

Nasional

Brigjen TNI Rachmad : TNI Harus Selalu Hadir dan Programnya Bermanfaat Langsung Ditengah Masyarakat

Nasional

200 Paket Sembako Dibagikan kepada Masyarakat Pada Pembukaan TMMD 121 Kodim 0415/Jambi

Nasional

Kadispenad Tegaskan Larangan Bagi Prajurit Untuk Minta Bantuan Lebaran

Nasional

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada Peringatan HUT ke-79 RI

Nasional

Papua Sehat, Ini Yang Dilakukan Oleh Satgas TNI 142/KJ

Nasional

Satgas Yonif 143/TWEJ Beri Hadiah Kepada Siswa Berprestasi Dan Bantuan Alat Olahraga Di Sekolah Perbatasan Papua

Nasional

Kehadiran Satgas Yonif MR 412 Kostrad Dukung Pendidikan Anak-Anak Di Tanah Papua