Piala AFF 2026: Garuda Siap Menggebrak, Indonesia Bidik Awal Sempurna Hadapi Kamboja Hari Pertama Dibuka, Youdhi Prayogo Resmi Ambil Formulir Bacalon Ketua PERTINA Kota Jambi Babinsa Beliung Ajak Pedagang Jaga Kebersihan, Perkuat Silaturahmi Lewat Komunikasi Sosial Babinsa Pasar Jalin Koordinasi dengan SMP Muhammadiyah, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda Babinsa Jambi Selatan Dampingi Gerakan Pangan Murah, Bantu Masyarakat Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau

Home / Nasional

Sabtu, 18 Juni 2022 - 18:29 WIB

Menlu RI Kecam Politikus India yang Hina Nabi Muhammad Saw

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, mewakili Pemerintah Indonesia membahas dan mengecam keras isu penghinaan terhadap Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam (saw), yang dilontarkan oleh politikus India ketika bertemu Menlu India S Jaishankar.

Hal tersebut disampaikan Menlu RI Retno Marsudi, melalui keterangan tertulis, setelah Pertemuan Komisi Bersama Indonesia-India yang berlangsung di New Delhi, Jumat (17/6/2022).

“Saya sampaikan secara khusus kepada Menlu India mengenai keprihatinan dan kecaman terhadap pernyataan dua politikus Partai BJP (Bharatiya Janata) yang menghina Nabi Muhammad saw,” kata Menlu RI Retno Marsudi.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Sebagai tanggapan, kata Retno, Menlu India mengatakan bahwa pernyataan kedua politikus tersebut tidak mencerminkan posisi partai BJP dan sama sekali tidak mencerminkan posisi pemerintah.

“Menlu India menjelaskan bahwa dua politikus tersebut telah diberhentikan dari jabatannya dan telah dinonaktifkan dari partai,” ujar Retno.

Menlu India menuturkan secara lebih mendetail sikap yang diambil oleh BJP menanggapi isu tersebut yakni bahwa BJP menghormati semua agama, BJP menolak dengan keras penghinaan terhadap agama, dan BJP menentang dengan keras ideologi yang menghina atau merendahkan agama tertentu.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Terkait isu ini, Menlu Retno menegaskan kembali pentingnya terus dikembangkan budaya toleransi dan saling menghormati.

“Hanya dengan saling menghormati perbedaan, termasuk perbedaan agama, maka persahabatan dan kerja sama dapat terus diperkuat,” tutur  Retno.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Masih menyikapi isu yang sama, kedua negara sepakat untuk melanjutkan kembali program Indonesia-India Interfaith Dialogue(IIID) yang pernah diselenggarakan pada 2018.

Sebelumnya, dua politikus partai BJP yaitu Nupur Sharma dan Naveen Jindal dilaporkan mengeluarkan pernyataan yang menghina Nabi Muhammad saw masing-masing dalam siaran televisi dan media sosial.

Akibat kejadian itu, Sharma diskors dari posisinya sebagai juru bicara partai sedangkan Jindal diberhentikan dari partai.

Share :

Baca Juga

Nasional

Perintah Kasad Jangan Ragu Untuk Bertindak Tegas

Nasional

Dirlitbang Pusterad Brigjen TNI Aufit Chaniago Buka Pembekalan MTT Danramil Dan Babinsa Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih

Nasional

Dandim 0415/Jambi Raih Juara ke-3 dalam Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-121

Nasional

Peringati Nuzulul Qur’an, Kasad Berharap Ummat Islam Dapat Meneladani Akhlak dari Rasulullah Muhammad SAW

Nasional

Kolonel Inf Irhamni Zainal Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Nasional

Babinsa Muara Bulian Cetak Generasi Qurani dengan Sentuhan Hati

Nasional

Kodim 0729/ Bantul Raih Juara 1 Lomba Karya Jurnalistik TMMD Kategori Media Elektronik Dansatgas

Nasional

Danrem 045/Gaya Brigjen TNI A. Deddy Prasetyo Lakukan Kunjungan Ke Kodim Belitung