Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan Figur Muda dan Profesional Warnai PAN Kota Jambi Ngopi Pagi di Jambi: Dari Kepemimpinan RT hingga Strategi Bisnis Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini Gotong Royong Bangkitkan Semangat Kebersamaan di Muara Bulian

Home / Nasional

Jumat, 31 Desember 2021 - 14:35 WIB

Lemhannas: Penyesuaian Kurikulum Aspek Teknologi di Pendidikan Perlu Dipercepat

Sriwijayadaily

Lemhannas RI menilai penyesuaian kurikulum di dunia pendidikan Indonesia dalam aspek teknologi perlu dipercepat. Kesenjangan pendidikan bisa diatasi dengan penggunaan teknologi informatika.

“Supaya mereka tak hanya piawai mengakses dan menggunakan teknologi tapi juga mampu mendesain dan membuat program sendiri,” kata Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dalam Konferensi Pers Pernyataan Akhir Tahun 2021 secara daring pada Jumat (31/12/2021).

Baca :  PB IPSI dan PERSINAS ASAD Bagikan 1.000 Takjil, Tegaskan Peran Sosial Pesilat

Seperti yang dicetuskan dalam World Economic Forum Oktober 2020 lalu, infrastruktur teknologi yang merata dan berkualitas merupakan prasyarat penting menghadapi era revolusi industri 4.0.

Lemhannas RI memandang perlu peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan menyediakan listrik dan internet super cepat 5G sampai ke pelosok. Menurut Agus, pembangunan infrastruktur digital teknologi informasi dan komunikasi menjadi sebuah keniscayaan pada era disrupsi saat ini.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Sejalan dengan hal tersebut, Lemhannas RI mencermati perlu dilakukan akselerasi pemerataan penyampaian materi pendidikan.

Hal tersebut bertujuan supaya anak-anak Indonesia di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal dapat belajar dari guru-guru terbaik. “Harapan kami, anak-anak di daerah tersebut bisa belajar di sekolah unggul di bidang pelajaran yang berbeda, sehingga kesenjangan pendidikan bisa teratasi,” lanjut Agus.

Lemhannas RI juga mendukung program pembangunan kompetensi para ibu dan guru tentang keterampilan dan sikap yang perlu diajarkan kepada anak-anak untuk menjadi prioritas pemerintah. Hal tersebut diperlukan agar anak-anak mampu menghadapi disrupsi dan memenuhi tuntutan dunia kerja di era revolusi industri 4.0.

Baca :  Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Kenegaraan Try Sutrisno di TMP Kalibata

Dalam konferensi pers tersebut Lemhannas RI juga menyoroti stunting sebagai tantangan di bidang kesehatan serta pentingnya penguatan identitas dan karakter bangsa pada manusia Indonesia.

Share :

Baca Juga

Nasional

Peduli Lingkungan Hidup, Kodim 0431/Babar Tanam Pohon Mangrove

Nasional

Babinsa Bantu Petani dan Beri Motivasi: Menuju Peningkatan Produktivitas Pertanian di Batanghari

Nasional

Persiapan Jelang Kopassus 1st National Indoor Skydiving Championship 2022

Nasional

Kembali Kasad Mendapat Gelar Kehormatan Adat

Nasional

Yonif 143/TWEJ Gelar Turnamen Bola Voli ‘Danyon Cup’ Se-Provinsi Lampung

Nasional

Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2022 Tanjab Barat Resmi Dibuka

Nasional

Brigjen TNI Rachmad Serahkan Kunci Rumah dan Rayakan HUT RI di Perumahan Mendalo Residence

Nasional

Capai Progress 50% Pembangunan RTLH Milik Edi Chandra Terus Di Kebut Satgas TMMD Kodim 0416/Bute