Muara Enim, sriwijayadaily.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim mengambil langkah nyata dalam memperkuat integritas aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Senin (2/2), seluruh pejabat struktural dan pegawai Lapas menandatangani Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Aula Lapas Muara Enim.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Penandatanganan komitmen ini menegaskan tekad Lapas Muara Enim untuk menempatkan integritas sebagai budaya kerja, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Kalapas Muara Enim, Auliya Zulfahmi, menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar seremonial. “Komitmen ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran Lapas Muara Enim. Kita harus menjadikan integritas sebagai budaya kerja, memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.
Penandatanganan komitmen ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk memperkuat sinergi dan keseriusan mendukung program reformasi birokrasi. Dengan konsistensi tersebut, Lapas Muara Enim bertekad memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Muara Enim menunjukkan kesungguhan dalam berbenah dan meningkatkan kinerja. Dari aula yang khidmat hingga kantor yang rapi, pesan yang ingin disampaikan jelas: integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan prinsip kerja sehari-hari. (Marsidi)










