SRIWIJAYADAILY.COM – Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., bersama Ketua Persit KCK Daerah XX/TIB Ny. Anggi Arief G Mada dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Korem 042/Gapu, Rabu (10/9/2025). Kehadiran Pangdam mendapat sambutan penuh kehormatan dari prajurit, PNS, Persit, serta unsur Forkopimda Jambi.
Setibanya di Bandara Sultan Thaha, Pangdam disambut Gubernur Jambi bersama Forkopimda, Danrem 042/Gapu, para pejabat utama Korem, dan jajaran Dandim. Rombongan kemudian menuju Makorem 042/Gapu, disambut dengan tradisi pengalungan sal, penyerahan hand bucket oleh anak-anak TK Kartika, hingga jajar kehormatan dan laporan satuan oleh Danrem.
Ketua Persit KCK Daerah XX/TIB dalam kesempatan itu meninjau UMKM Persit Koorcab Rem 042 serta sekolah Kartika. Sementara Pangdam menyaksikan demonstrasi pencak silat militer sebelum memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan Persit di Balai Prajurit.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya meneladani semangat juang Pahlawan Tuanku Imam Bonjol dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia mengingatkan prajurit untuk menjaga disiplin, menghindari pelanggaran, serta profesional dalam menjalankan tugas.
“Perkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat, bijaklah dalam bermedsos, dan bagi Ibu Persit jadilah penopang moral prajurit. Dukungan ibu-ibu sangat penting bagi keberhasilan suami dalam bertugas,” tegas Pangdam.
Selain itu, Mayjen Arief Gajah Mada juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden RI untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Usai pengarahan, Pangdam menyerahkan tali asih kepada veteran, warakawuri, dan anak yatim sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian.
Agenda kunker dilanjutkan dengan silaturahmi ke Kantor Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi, menegaskan soliditas antara TNI dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan lainnya.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat juang prajurit, soliditas internal, serta kemanunggalan TNI-Rakyat demi terwujudnya TNI yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap tantangan bangsa.**










