Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Rabu, 15 Maret 2023 - 18:03 WIB

Korem 081/DSJ Gelar Sosialisasi Stunting di Lokasi Karbak Skala Besar

SRIWIJAYADAILY.CO.ID. Kepada masyarakat Desa Garon yang menjadi lokasi diselenggarakannya Karya Bakti (Karbak) Skala Besar Mabes TNI TA 2023, Totok Wuriana dari Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, PP dan PA Kabupaten Madiun menjelaskan tentang masalah stunting yang saat ini masih banyak dialami oleh anak-anak di Indonesia.

“Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat dari kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat,” katanya saat memberikan sosialisasi di Kantor Desa Garon, Balerejo, Madiun, Rabu (15/3/2023).

Untuk penyebabnya, diungkapnya, mulai dari kurangnya asupan gizi waktu hamil, kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi, kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi, terbatasnya akses pelayanan, maupun kurangnya akses air bersih.

Baca :  Babinsa Belanti Jaya Aktif Komsos Bersama Warga, Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Desa

Masalah stunting merupakan masalah serius yang dapat mengakibatkan berbagai dampak pada anak yang menderitanya.

“Stunting ini masalah serius. Dampaknya juga berbagai macam, seperti terganggunya perkembangan otak dan pertumbuhan, menurunnya kekebalan tubuh, hingga meningkatnya risiko terserang penyakit,” bebernya.

Sebagai upaya pencegahan, dirinya mengungkapkan, ada berbagai hal yang dapat dilakukan. Mulai dari memenuhi kebutuhan gizi waktu hamil, memberi asi eksklusif, pemberian mpasi, memantau tumbuh kembang anak, dan selalu menjaga kebersihan.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Totok pun menegaskan, upaya-upaya pencegahan tersebut sangat penting untuk dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

“Masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan terdiri atas 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan buah hati. Ini penting untuk pencegahan stunting, karena dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan, perkembangan otak dan organ tubuh berkembang dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah usai sosialisasi, Kasiter Rem 081/DSJ Letkol Inf Rudy Sujatmiko mengatakan, sosialisasi masalah stunting yang diberikan merupakan bagian dari sasaran non fisik pada kegiatan Karbak Skala Besar.

Baca :  Ajangsana Babinsa Koramil Mestong Pererat Kedekatan dengan Warga di Bengkel Kerja Desa Bakti Mulya

“Bukan hanya sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur saja. Namun, pada Karbak Skala Besar di Desa Garon ini, kami juga lakukan sasaran non fisik dengan memberikan berbagai sosialisasi atau penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

“Jadi tidak hanya sarana dan prasarananya saja yang kita bangun, namun manusianya juga. Harapannya, agar mereka juga mempunyai pengetahuan dan wawasan yang bermuara pada semakin meningkatnya derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” urainya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kumdam IISriwijaya Gelar Syukuran Peringati HUT Ke-71 Korps Hukum Angkatan Darat

Nasional

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Satgas Yonif Raider 200/BN Bantu Mengajar Anak Yalimo

Nasional

Mantap!!! Prajurit Yonif 147/KGJ Dominasi Ajang Babel Run 2023

Nasional

Bersama Masyarakat, Korem 043/Gatam Gelar Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H

Nasional

Babinsa Koramil 415-12/Pasar Hadiri Kegiatan Arisan RT di Kelurahan Sungai Asam

Nasional

Yusnaini Rany Terpilih sebagai Ketua FJPI Jambi Periode 2024-2027

Nasional

Pesona Pulau Kasiak Kota Pariaman

Nasional

Dandim 0415/Jambi Menjadi Narasumber Pada Pelatihan Penguatan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Unja