Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / Nasional

Senin, 22 November 2021 - 12:44 WIB

Komitmen dan Dedikasi Bersama untuk Lindungi Anak-Anak dari Bahaya Korupsi

SRIWIJAYADAILY

Masa depan yang lebih baik untuk setiap anak Indonesia selayaknya menjadi tujuan para orang tua dan seluruh eksponen bangsa. Anak-anak perlu dilindungi dari ragam persoalan bangsa yang dapat mengancam masa depannya kelak.

Pandangan ini dikemukakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam momentum peringatan Hari Anak Sedunia tanggal 20 November 2021 di Jakarta. Menurut Firli, tema besar “”A Better Future for Every Child” sudah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya para orang tua atau keluarga semata.

“Seluruh elemen dan eksponen bangsa di republik ini, wajib turut serta menjadi bagian dari keluarga besar dengan memberikan kontribusi positif dalam proses ‘asah, asih dan asuh’ anak-anak Indonesia, generasi penerus masa depan bangsa agar mereka terbebas dari bahaya laten korupsi dan perilaku koruptif,” pesan Firli.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Ketua KPK juga menjelaskan, KPK memandang jalur pendidikan menjadi elemen vital dalam upaya membangun karakter serta integritas anak bangsa, agar semangat antikorupsi dapat terpatri. Atas dasar itulah, KPK memasukkan pendidikan sebagai salah satu “national interest” dalam Rencana Strategi tahun 2019-2024 dan Road Map KPK 2022-2045. Tak hanya itu, KPK juga menempatkan pendidikan sebagai bagian utama dalam Trisula pemberantasan korupsi yang menjadi core bussiness KPK.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Dengan menggunakan jejaring pendidikan formal maupun non formal mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Peguruan Tinggi, KPK telah memasukan unsur dan nilai-nilai pendidikan ANTIKORUPSI kepada generasi penerus bangsa ini sejak dini, remaja hingga dewasa untuk membentuk sekaligus menjaga karakter serta integritas setiap anak bangsa,” ungkap Firli.

Hingga saati ini KPK telah menyusun Konsep Pembangunan Budaya Antikorupsi Berbasis Keluarga, dengan berbagai program dan kegiatan seperti lain gerakan PAK ( Penyuluh Anti Korupsi) , API ( Agen Pembangun  Integritas) dan Paku Integritas (Penguatan Anti Korupsi Untuk Penyelenggara Negara Berintegritas). Selain itu, KPK juga menerbitkan buku dengan tema Membangun Gen Aksi dari Keluarga Jujur Keluarga Bahagia, Panduan Menumbuhkan Kejujuran kepada Anak Sejak Dini, serta Panduan Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga. Harapannya, seluruhnya dapat dijadikan acuan yang dapat diterapkan dalam setiap keluarga, untuk membentuk karakter kuat yang menjunjung tinggi integritas, nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan dalam setiap generasi.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Share :

Baca Juga

Nasional

Dandim 0419/Tanjab Lepas Ponpes Al-Baqiattus Shalihat Ikuti Liga Santri Tingkat Provinsi

Nasional

Satukan Komitmen, TNI AD Gelar Bimtek Penilaian Sistek Info Kotama dan Balakpus

Nasional

Danramil 09/Telanaipura Ingatkan Prajuritnya Waspada Selama Cuti Lebaran

Nasional

Cegah Malaria, Satgas Yonif 143/TWEJ Bersama Masyarakat Bersihkan Semak Belukar

Nasional

Kasad Kunjungi Kawah Chandradimuka Akademi Militer Australia

Nasional

Sinergi Pam Laut, Satgas Pam Puter Enggano Gelar Patroli Gabungan

Nasional

Semangat Hardikal 2024, Prajurit Jalasena Laksanakan Long March Sejauh 78 Km

Nasional

Kepala Pusat Psikologi TNI Membuka Rakornis Psikologi TNI