Koperasi Fajar Pagi Desak Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan M dan Kades Betung dalam Kasus Penggelapan Hasil Sawit Ketika Kritik Disebut “Antek Asing” dan “Londo Ireng” Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Rangkul Pemuda, Perkuat Kesadaran Jaga Kamtibmas Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Patroli Terpadu Bersama Tim Karhutla dan Warga Babinsa Koramil 415-12/Pasar Bersama Dinsos dan Pemerintah Kelurahan Evakuasi ODGJ Secara Humanis

Home / Nasional

Sabtu, 11 Desember 2021 - 14:10 WIB

Kementerian ESDM Imbau Kolaborasi untuk Mitigasi Bencana

Sriwijayadaily

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau  semua pihak untuk untuk berkolaborasi, dalam menyampaikan informasi mitigasi kebencanaan geologi kepada masyarakat.

Dalam mengawal bencana kegeologian, pemerintah melalui beberapa kementerian dan lembaga melakukan langkah-langkah strategis sebagai tanggung jawab terhadap keberlangsungan kegiatan masyarakat di daerah rawan bencana.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/12/2021).
Menurut Ego, Kementerian ESDM melalui Badan Geologi terus melakukan pemantauan gunung api selama 24 jam sehari terhadap 69 dari 127 gunung api aktif, termasuk Gunung Semeru, Jawa Timur.

“Hasil kajian dalam bentuk peta kawasan rawan Bencana (KRB) gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah langsung disampaikan ke pemerintah daerah dan otoritas-otoritas yang menggunakannya,” ujar Ego.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selain itu, Kementerian ESDM terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat.

“Kerja sama bahu membahu antara pemerintah pusat, daerah, dan keterlibatan masyarakat serta stakeholders lain menjadi penting dalam mitigasi bencana geologi,” tambah Ego.

Masyarakat diimbau terus memantau melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang memantau secara realtime informasi seputar pergerakan aktivitas kegeologian di Indonesia.

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga menampilkan peta lokasi dan waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, simbol mekanisme gempa bumi di sekitar lokasi gempa bumi, nama gunung api terdekat pusat gempa bumi dan sumber data.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

“Aplikasi ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara identifikasi dan peringatan dini dalam manajemen kebencanaan,” imbuh Ego.

Peningkatan edukasi mitigasi bencana geologi kepada masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam jangka panjang. “Masyarakat akan memahami untuk menjalankan aktivitas mereka sesuai prosedur yang berlaku,” tambah Ego.

Terkait  modernisasi teknologi, sambung Ego, penanganan mitigasi bencana jauh akan lebih maksimal lantaran perangkat tersebut mampu memberikan informasi cepat dan akurat terhadap aktivitas kegeologian yang terjadi.

Kementerian ESDM  akan mengambil langkah-langkah strategis terutama dalam pengalokasian anggaran untuk mengupayakan modernisasi peralatan kegeologian sebagai program prioritas.

“Ini terkait proteksi masyarakat di masa mendatang. Apalagi sebagian besar masyarakat kita tinggal di wilayah rawan bencana, ring of fire. Makanya, mitigasi bencana adalah hal yang paling penting,” kata Ego.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

Guna melakukan modernisasi alat pantau, pembiayaan untuk melakukan mitigasi bencana pada 2022 perlu ditingkatkan. Total rencana anggaran Kementerian ESDM pada 2022 adalah sejumlah Rp5,8 triliun.

Anggaran tersebut utamanya untuk infrastruktur dalam rangka mendukung penyediaan energi bagi masyarakat seperti pembangunan jaringan gas kota, pembagian konverter kit elpiji untuk nelayan dan petani, penerangan jalan umum (PJU), revitalisasi infrastruktur energi baru terbarukan, alat penyalur daya listrik, bantuan pasang baru listrik, serta tahapan pembangunan pipa gas Cirebon-Semarang.

Share :

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Korem 081/DSJ Targetkan 1800 Hektar Tanaman Padi dan Jagung

Nasional

Aksi Biadab Dan Tak Berperikemanusiaan, KKB Bunuh Sesama Masyarakat Asli Papua

Nasional

Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, Babinsa Beliung Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Tutup Open Tournament Volley Ball Dan Basket Ball Antar Pelajar SMA Se-Kota Palembang

Nasional

Ulang Tahun, Pangdam II/Swj Dapat Kejutan Dari Anggota

Nasional

Ingin Kedamaian, Masyarakat Papua Serahkan Senjata dan Amunisi Kepada Danrem 173/PBV Di Biak Numfor

Nasional

Bidhumas Polda Jambi Gelar Rakernis 2025, Kapolda Tekankan Peran Strategis Humas di Era Digital

Nasional

Koramil Telanaipura Perluas Capaian Vaksinasi Hingga Perhotelan