Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat

Home / Daerah / Nasional

Senin, 17 Januari 2022 - 10:18 WIB

Kebun Raya Katingan, Satu-satunya Bertema Koleksi Tumbuhan Buah Tropis

Sriwijayadaily

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Hap Baperdo, mengatakan dari puluhan kebun raya yang ada di Indonesia, Kebun Raya Katingan menjadi satu-satunya kebun raya dengan tema koleksi tumbuhan buah tropis.

Hap Baperdo menjelaskan sampai saat ini kebun raya yang diresmikan pada 6 Desember 2016 telah memiliki koleksi lebih dari 500 jenis buah

“Ini merupakan upaya pelestarian dan konservasi untuk tumbuhan atau buah-buahan tropis Indonesia dan khususnya Katingan seperti buah durian,” kata Hap Baperdo dikutip dari Antara, Minggu (16/1/2022).

Kebun Raya Katingan merupakan kebun raya pertama yang berada di Kalimantan Tengah, sekaligus yang kelima di Pulau Kalimantan. Kebun raya ini memiliki luas sekitar 127 hektare, terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 13 Kasongan dan berdampingan dengan tempat wisata Bukit Batu Kasongan.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Pembangunan Kebun Raya Katingan merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Kabupaten Katingan,” ucap Hap Baperdo yang juga pernah menjabat Kadishut Katingan itu.

Kebun Raya Katingan mulai dibangun setahun setelah penandatanganan MoU antara LIPI dan Pemda pada 2005 mengenai pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, serta teknologi untuk pendayagunaan sumber daya di Katingan.

Baca :  Semangat Kemerdekaan dari Para Pejuang: PEPABRI Jambi Rawat Persatuan dan Kepedulian Bangsa

Kebun Raya Katingan dikembangkan untuk penelitian, konservasi dan pendidikan bagi generasi muda untuk mengenal buah dan hayati lokal khas Kalteng di satu area kawasan. Selain itu kebun raya bisa menjadi sarana wisata.

“Silakan para wisatawan berkunjung menikmati suasana alam dan mengenal berbagai jenis buah tropis. Kebun Raya Katingan dibuka setiap hari mulai pukul 07.00-16.00 WIB dengan biaya masuk terjangkau hanya Rp5 ribu per orang,” ucapnya.

Untuk penanaman berbagai jenis tanaman di Kebun Raya Katingan memiliki tata aturan tersendiri, terang Hap Baperdo.

Setiap orang, organisasi dan institusi yang menanam akan tercatat diantaranya nama, jabatan, jam saat menanam, titik koordinat lokasi dan jenis tumbuhan yang ditanam.

Baca :  Muskot PERTINA Kota Jambi di Depan Mata, Pendaftaran Calon Ketua Periode 2026-2030 Resmi Dibuka

Selain itu, masing-masing jenis tanaman yang ada memiliki lokasi tersendiri atau khusus. Dibedakan menurut jenisnya seperti tanaman hutan, tanaman obat-obatan, tanaman buah khas Katingan, khas Kalimantan dan khas daerah lain di Indonesia, maupun jenis tanaman lain.

“Terbaru telah dibangun kebun buah lokal asli Katingan seluas 4 hektare dengan jumlah lebih dari 1.600 pohon. Juga telah dikembangkan madu kelulut dan terdapat trek khusus untuk bersepeda yang cukup menantang dan memacu adrenalin,” kata Hap Baperdo.

Share :

Baca Juga

Nasional

TNI AD Aktif Bantu Pemerintah Amankan Stok Pangan Nasional

Nasional

Peduli Kesehatan, Satgas Yonif 143/TWEJ Kunjungi Pemukiman Warga Di Perbatasan RI-PNG

Nasional

Babinsa Sebapo Lakukan Komsos di Desa Bakti Mulya, Pererat Kemitraan dengan Warga

Nasional

Dandim 0416/Bute Hadiri Latihan Gabungan Operasi Mantap Praja Siginjai 2024 di Tebo

Nasional

Pengabdian Tanpa Batas Satgas TNI 142/KJ Di Papua

Nasional

Jalan Baru TMMD ke-121 Disambut Syukur Warga Muarosebapo

Nasional

Tinjau Pengerjaan Bedah Rumah Program TMMD, Dandim 0419/Tanjab Pastikan Rumah Layak Huni

Nasional

Budayakan Hidup Bersih, Babinsa Pelayangan Inisiasi Gotong Royong