Di Tengah Kabut Asap Karhutla, PEPABRI Jambi Tetap Semarakkan HUT ke-67 Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro Menhut dan Kepala BNPB Pimpin Rakor Teknis Karhutla di Jambi, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat Karhutla Tahura Batanghari Kembali Terjadi, Kasiops Korem 042/Gapu Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Korem 042/Gapu dan BWS Sumatera VI Gerak Cepat Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Home / Daerah / Nasional

Kamis, 7 April 2022 - 19:15 WIB

Ke Candi Kedaton Muaro Jambi, Presiden Bilang Peradaban Indonesia Dikenal Dunia sejak Lampau

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Upaya pelestarian situs sejarah Candi Kedaton di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi sudah tepat dilakukan. Agar, masyarakat dalam negeri dapat mengetahui peradaban Indonesia di masa lampau sudah dikenal dunia.

Diperkirakan, sejak abad ke-7 atau lebih dari 1000 tahun yang lalu. Candi Kedaton Muaro Jambi dibangun oleh para pendahulu.

Baca :  Hasan Basri Harahap Terpilih Aklamasi, Kembali Pimpin IPSI Jambi 2026–2030

“Peradaban kita saat itu sudah menginternasional dan terbuka,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika meninjau Candi Kedaton di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi pada Kamis (7/4/2022).

Menurut Presiden, indikasi kawasan cagar budaya Candi Kedaton sudah dikenal dunia, karena pembangunan candi tersebut tanpa menggunakan semen. Hal itu membuktikan, bahwa teknologi yang digunakan dalam membangun candi itu sudah masuk dalam kategori maju.

Baca :  Kehilangan Putra Terbaik Jambi, Ketua Umum IPMR Jambi: H. A. Bakri Pejuang Aspirasi Rakyat dan Inspirasi Generasi Muda

Kemudian, dari catatan sejarah yang ada menjelaskan, kawasan cagar budaya itu juga kala itu menjadi pusat pendidikan kedokteran, obat-obatan (farmasi), filsafat, arsitektur, dan seni.

“Jejak-jejak sejarah itu perlu kita lestarikan,” tutur Presiden.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

Diperkirakan, luas dari cagar budaya tersebut mencapai 3.980 hektare. Kini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah melanjutkan upaya-upaya restorasi, agar sejumlah bangunan dapat diperlihatkan kepada masyarakat luas.

“Kita harapkan akan semakin menunjukkan betapa sangat besarnya kawasan cagar budaya Jambi ini,” pungkas Presiden.

Share :

Baca Juga

Daerah

Puluhan Warga Kelurahan Legok Antusias Hadiri Reses Anggota DPRD Kota Jambi

Nasional

Koramil Enarotali Tingkatkan Minat Membaca Anak-Anak Di Taman Baca

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Meninjau Baksos Di Muara Enim Jelang HUT Infanteri

Nasional

Pangdam III/Siliwangi : “Pembinaan Tidak Boleh Lemah, Pembinaan Harus Keras Apapun Alasannya

Nasional

Kasrem 043/Gatam: Dukungan Orang Tua Kunci Sukses Pekan Imunisasi Nasional Polio

Nasional

Pabung Kodim 0415/Jambi Mayor Inf Beni Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Bukit Kusuma Muarojambi

Nasional

Luar Biasa, Alat Berat Ini Tanpa Henti Bekerja Membuka Jalan Sasaran Fisik TMMD ke-117 Di Talang Silungko

Nasional

Babinsa Timika Manfaatkan Lahan Kosong Menjadi Kebun Sayur Di Masa Pandemi