Lampung — Kepala Staf Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Inf Enjang, S.I.P., M.Han., menghadiri acara peresmian dan pengukuhan pengurus Majelis Pimpinan Wilayah Masyarakat Energi Biomassa Indonesia (MEBI) Provinsi Lampung periode 2024-2028. Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jl. Raden Intan, Bandar Lampung, dan dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat penting dari berbagai sektor, Jumat (30/8/2024).
Kolonel Enjang hadir mewakili Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya kepengurusan baru MEBI Provinsi Lampung.
Menurutnya, MEBI memiliki peran strategis dalam mendorong perkembangan energi biomassa di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung, yang memiliki potensi besar dalam sektor energi terbarukan ini.
“MEBI lahir dari keprihatinan terhadap perkembangan energi listrik berbasis biomassa yang belum optimal di Indonesia. Dengan adanya pengurus baru, saya berharap organisasi ini dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan energi biomassa, yang tidak hanya memberikan dampak positif pada lingkungan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kolonel Enjang.
Ia juga menegaskan pentingnya inovasi, komitmen, dan kerja keras dari para pengurus MEBI dalam mewujudkan tujuan bersama, yaitu menyediakan energi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. Diharapkan, MEBI Provinsi Lampung dapat menjadi pionir dalam pengembangan energi biomassa di tingkat nasional.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum MEBI Pusat Dr. Ir. Milton Pakpahan, M.M., CERG., Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Provinsi Lampung, Dirkrimsus Polda Lampung, Ketua MEBI Provinsi Lampung, Asisten 3 Walikota Bandar Lampung, Direktur PLN Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan, serta para Kepala Dinas Provinsi Lampung, Pimpinan Cabang Bank se-Provinsi Lampung, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan MEBI Provinsi Lampung dapat menjadi katalisator utama dalam mengembangkan potensi energi biomassa di wilayah tersebut, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.**










