Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 19 April 2025 - 18:40 WIB

Kadispenad: Tidak Ada Intervensi TNI di Kampus

JAKARTA — Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar terkait kehadiran prajurit TNI AD di lingkungan kampus, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan penjelasan resmi melalui pesan tertulis kepada media, Sabtu (19/4/2025).

Brigjen Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa kehadiran TNI AD di lingkungan kampus tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk intervensi atau militerisasi. Ia menekankan bahwa keterlibatan TNI di kampus selalu dilakukan berdasarkan kerja sama resmi, sah, dan atas undangan pihak kampus untuk kegiatan yang bersifat edukatif.

Baca :  Babinsa Hadiri Musyawarah, Dorong Kampung Bahagia dan Bank Sampah

“Kami perlu menegaskan bahwa tidak pernah ada kegiatan prajurit TNI di dalam kampus-kampus di Indonesia yang dinarasikan sebagai upaya militerisasi. Kehadiran TNI AD di kampus selama ini selalu berdasarkan prinsip kerja sama yang sah, bersifat edukatif, dan dilakukan atas undangan atau koordinasi dengan pihak kampus,” jelasnya.

Brigjen Wahyu juga menjelaskan beberapa contoh yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Di Universitas Indonesia, misalnya, kehadiran Dandim di lingkungan kampus adalah atas undangan sahabatnya yang merupakan mahasiswa. Pertemuan tersebut bersifat informal dan tidak ada kegiatan resmi.

Baca :  PWI Provinsi Jambi Harus Menjadi Rumah Besar Wartawan

Sementara itu, di Semarang, keberadaan Babinsa di depan kampus merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang rutin dijalankan. Babinsa tersebut tidak memasuki area dalam kampus, melainkan berada di wilayah binaannya yang memang berada di sekitar kampus.

Lebih lanjut, Kadispenad menekankan bahwa TNI AD merupakan bagian dari rakyat dan selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi dan mahasiswa. Sinergi antara sipil dan militer, menurutnya, adalah pilar penting dalam membangun ketahanan nasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak berdasar. TNI AD akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta menghormati independensi dan kebebasan akademik kampus. Percayalah bahwa kami sangat menghormati demokrasi maupun kebebasan berpendapat selama itu dalam koridor menjaga keutuhan NKRI, dan bukan untuk memecah belah persatuan dan kedamaian masyarakat,” ungkap Brigjen Wahyu.

Baca :  Babinsa, Lurah, dan Warga Bagan Pete Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Di akhir pernyataannya, Kadispenad mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap memberikan kepercayaan kepada TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara serta mitra strategis dalam menjaga kedamaian dan persatuan bangsa.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Pabungdim 0419/Tanjab Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Tanjab Timur

TNI-POLRI

Rezky Akbar Sadewa, Si Kecil dengan Bakat Besar! Borong Dua Gelar Juara di Festival Merah Putih Jambi

TNI-POLRI

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Upacara Penyambutan dan Pelepasan Satgas Kopasgat Pamtas RI-PNG

TNI-POLRI

Dramatis, Babinsa Mempawah Bantu Evakuasi Ibu Hamil 9 Bulan yang Terjebak Banjir

TNI-POLRI

Korem 043/Gatam Gelar Acara Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers

TNI-POLRI

Babinsa Koramil Pasar Suntik Semangat Nasionalisme ke Paskibra Kota Jambi Jelang HUT RI ke-80

TNI-POLRI

Babinsa dan Warga Durian Luncuk Jaga Budaya Gotong Royong

TNI-POLRI

Wakil Panglima TNI Lepas Satgas Kizi TNI MINUSCA ke Afrika Tengah