Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 19 April 2025 - 18:40 WIB

Kadispenad: Tidak Ada Intervensi TNI di Kampus

JAKARTA — Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar terkait kehadiran prajurit TNI AD di lingkungan kampus, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan penjelasan resmi melalui pesan tertulis kepada media, Sabtu (19/4/2025).

Brigjen Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa kehadiran TNI AD di lingkungan kampus tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk intervensi atau militerisasi. Ia menekankan bahwa keterlibatan TNI di kampus selalu dilakukan berdasarkan kerja sama resmi, sah, dan atas undangan pihak kampus untuk kegiatan yang bersifat edukatif.

Baca :  Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Pengabdian Seorang Prajurit untuk Republik Berakhir

“Kami perlu menegaskan bahwa tidak pernah ada kegiatan prajurit TNI di dalam kampus-kampus di Indonesia yang dinarasikan sebagai upaya militerisasi. Kehadiran TNI AD di kampus selama ini selalu berdasarkan prinsip kerja sama yang sah, bersifat edukatif, dan dilakukan atas undangan atau koordinasi dengan pihak kampus,” jelasnya.

Brigjen Wahyu juga menjelaskan beberapa contoh yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Di Universitas Indonesia, misalnya, kehadiran Dandim di lingkungan kampus adalah atas undangan sahabatnya yang merupakan mahasiswa. Pertemuan tersebut bersifat informal dan tidak ada kegiatan resmi.

Baca :  Babinsa Jalin Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Desa Rantaupuri

Sementara itu, di Semarang, keberadaan Babinsa di depan kampus merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang rutin dijalankan. Babinsa tersebut tidak memasuki area dalam kampus, melainkan berada di wilayah binaannya yang memang berada di sekitar kampus.

Lebih lanjut, Kadispenad menekankan bahwa TNI AD merupakan bagian dari rakyat dan selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi dan mahasiswa. Sinergi antara sipil dan militer, menurutnya, adalah pilar penting dalam membangun ketahanan nasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak berdasar. TNI AD akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta menghormati independensi dan kebebasan akademik kampus. Percayalah bahwa kami sangat menghormati demokrasi maupun kebebasan berpendapat selama itu dalam koridor menjaga keutuhan NKRI, dan bukan untuk memecah belah persatuan dan kedamaian masyarakat,” ungkap Brigjen Wahyu.

Baca :  Babinsa Tanjung Raden Ajak Generasi Muda Jaga Kondusivitas Wilayah

Di akhir pernyataannya, Kadispenad mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap memberikan kepercayaan kepada TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara serta mitra strategis dalam menjaga kedamaian dan persatuan bangsa.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Wujudkan Rasa Syukur, Kodam XXI/Radin Inten Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-80 TNI

TNI-POLRI

Babinsa Desa Bukit Sari Laksanakan Komsos, Pererat Kedekatan dengan Warga

TNI-POLRI

Tragedi Longsor di Pacet, Prajurit Kodim 0815/Mojokerto Turun Tangan Evakuasi Korban

TNI-POLRI

Cegah Karhutla, Babinsa Muara Tembesi Ajak Warga Peduli Lingkungan

TNI-POLRI

Kesdam I/Bukit Barisan Gelar Visitasi Kesehatan di Lima Panti Asuhan Binaan

TNI-POLRI

Cegah Dampak Lingkungan dan Kesehatan, Babinsa Legok Pantau Titik Sampah

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kodim 0419/Tanjab Maksimalkan Progres Jalan Penghubung 3 Km, Wujud Nyata Bakti untuk Rakyat

TNI-POLRI

Respons Cepat Aspirasi Warga, Babinsa Bagan Pete Dampingi Survei Perbaikan Jalan dan Penerangan