SBC Soroti SOP dan Peran Askrindo-Jamkrindo dalam Sidang Kasus Semen Baturaja Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Londerang Pangdam XXII/TB Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla di Kalteng Turun Langsung ke Titik Api, Brigjen TNI Debok dan Kasdam Tambun Bungai Tangani Karhutla di Tjilik Riwut Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 19 April 2025 - 18:40 WIB

Kadispenad: Tidak Ada Intervensi TNI di Kampus

JAKARTA — Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar terkait kehadiran prajurit TNI AD di lingkungan kampus, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, memberikan penjelasan resmi melalui pesan tertulis kepada media, Sabtu (19/4/2025).

Brigjen Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa kehadiran TNI AD di lingkungan kampus tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk intervensi atau militerisasi. Ia menekankan bahwa keterlibatan TNI di kampus selalu dilakukan berdasarkan kerja sama resmi, sah, dan atas undangan pihak kampus untuk kegiatan yang bersifat edukatif.

Baca :  Babinsa Desa Aro Perkuat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

“Kami perlu menegaskan bahwa tidak pernah ada kegiatan prajurit TNI di dalam kampus-kampus di Indonesia yang dinarasikan sebagai upaya militerisasi. Kehadiran TNI AD di kampus selama ini selalu berdasarkan prinsip kerja sama yang sah, bersifat edukatif, dan dilakukan atas undangan atau koordinasi dengan pihak kampus,” jelasnya.

Brigjen Wahyu juga menjelaskan beberapa contoh yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Di Universitas Indonesia, misalnya, kehadiran Dandim di lingkungan kampus adalah atas undangan sahabatnya yang merupakan mahasiswa. Pertemuan tersebut bersifat informal dan tidak ada kegiatan resmi.

Baca :  Kasad Pimpin Sertijab dan Alih Kodal Tiga Yonif, Tegaskan Penguatan Organisasi TNI AD Hadapi Tantangan Masa Depan

Sementara itu, di Semarang, keberadaan Babinsa di depan kampus merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang rutin dijalankan. Babinsa tersebut tidak memasuki area dalam kampus, melainkan berada di wilayah binaannya yang memang berada di sekitar kampus.

Lebih lanjut, Kadispenad menekankan bahwa TNI AD merupakan bagian dari rakyat dan selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi dan mahasiswa. Sinergi antara sipil dan militer, menurutnya, adalah pilar penting dalam membangun ketahanan nasional.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang tidak berdasar. TNI AD akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi serta menghormati independensi dan kebebasan akademik kampus. Percayalah bahwa kami sangat menghormati demokrasi maupun kebebasan berpendapat selama itu dalam koridor menjaga keutuhan NKRI, dan bukan untuk memecah belah persatuan dan kedamaian masyarakat,” ungkap Brigjen Wahyu.

Baca :  Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Pererat Kedekatan dengan Warga Melalui Komsos

Di akhir pernyataannya, Kadispenad mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap memberikan kepercayaan kepada TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara serta mitra strategis dalam menjaga kedamaian dan persatuan bangsa.**

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Turnamen Perahu di Pasir Panjang, Ajang Lestarikan Budaya dan Cetak Atlet Dayung Potensial

TNI-POLRI

Danrem 043/Gatam Teken MoU Optimasi Lahan Rawa untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

TNI-POLRI

Babinsa Hadiri Sosialisasi Penegasan Batas Wilayah di Tanjungsari, Wujudkan Administrasi Pemerintahan yang Tertib

TNI-POLRI

Pra TMMD Ke-127 Kodim 0415/Jambi Dibuka, Jalan Desa Jadi Prioritas Awal

TNI-POLRI

Kodim 0415/Jambi Gencarkan Patroli Malam, Pastikan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

TNI-POLRI

Senkom Mitra Polri Jambi Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Polda Jambi

TNI-POLRI

Danrem 042/Gapu Berikan Pengarahan kepada Satgas Yonif 142/KJ: Tugas Operasi adalah Kehormatan

TNI-POLRI

TNI Hadir dengan Sentuhan Humanis: Babinsa Serka Giman Sapa Warga Suku Anak Dalam di Batanghari