Belajar Menerima dan Melepaskan, Agar Hidup Tak Selalu Menjadi Peperangan Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Ukir Prestasi di Level Nasional, Pratu Andrian Firdaus Antar Nama Korem 042/Gapu ke Podium

Home / Nasional

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:14 WIB

Jangan Sampai Anak Cucu Tahunya Hanya Air Kemasan

Trenggalek – Berada di dataran tinggi dan dekat dengan pesisir pantai, masyarakat Panggul di Kabupaten Trenggalek, kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya Rusnanto, warga Desa Gayam, Kecamatan Panggul, harus rela berjalan kaki setiap harinya hingga beberapa kilometer untuk mendapatkan kebutuhan air bersih bagi keluarganya.

“Saya mencari air itu di sumber air yang jaraknya sangat jauh dari pemukiman rumah saya. Apalagi kalau musim kemarau sangat sulit sekali. Belum lagi terkadang kami harus mengantri dan bergantian dengan warga lainnya,” kata Rusnanto waktu itu.

Baca :  Khotmul Qur'an dan Wisuda Tahfizh RQA Jambi, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Selain kesulitan mendapatkan air bersih, Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan mengungkapkan bahwa Panggul yang merupakan daerah pegunungan juga rawan terhadap bencana banjir dan tanah longsor saat musim penghujan tiba.

Berangkat dari kondisi itu, Tarsipan merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu guna mengatasi permasalahan tersebut. Hingga ia akhirnya mencoba melakukan budidaya pohon Gayam.

“Tujuan saya mencoba menanam dan budidaya pohon Gayam ini adalah untuk mengikat air tanah dan pelestarian alam. Selain itu, akar Gayam ini juga sangat bagus untuk mengikat tanah supaya tidak mudah longsor,” kata Tarsipan di Lokasi budidaya Gayamnya yang berada di belakang Koramil 0806/11 Panggul, Selasa (9/7/2024).

Baca :  Safari Dakwah di Prabumulih, Ustaz Jarir dan Ustaz Rofiq Fatah Ajak Jamaah Perkuat Bekal Akhirat

“Mudah-mudahan ke depan semakin banyak warga yang sadar untuk melestarikan alam, salah satunya dengan menanam Gayam. Makanya bibit Gayam di sini semua saya gratiskan, yang penting ditanam dan dirawat betul-betul,” sambungnya.

Melalui upaya kepeduliannya dalam pelestarian alam, Tarsipan berharap, sumber air bersih di daerah Panggul akan semakin baik dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Kita sangat berharap, ke depannya sumber air itu tetap ada dan untuk anak cucu kita jangan sempat mata air itu tinggal cerita, tahunya hanya air kemasan,” ujarnya.

Baca :  Danrem 042/Gapu Hadiri Pemusnahan Barang Hasil Penindakan Bea Cukai di Jambi

Sementara itu, Kades Gayam, Suparli, memberikan apresiasinya terhadap apa yang telah dilakukan oleh Sertu Tarsipan dalam menjaga sumber air dan kelestarian alam di desanya.

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat Desa Gayam menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Tarsipan yang telah terbuka memberikan bantuan bibit pohon Gayam. Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memelihara sumber mata air,” sebutnya. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Rehab Lapangan Bola, Satgas TMMD Kodim Tanjab Tumbuhkan Semangat Olahraga Pemuda Desa

Nasional

Kapten Inf Sobirin Tinjau Progres Pra TMMD di Desa Suka Maju

Nasional

Bulan Penuh Berkah, Koramil 08/Sako Bersama Persit Bagikan Takjil

Nasional

Kodam XVII/Cenderawasih Siap Mendukung Penyelenggaraan Pemilu 2024

Nasional

Persit Peduli, Kreatif Dan Sederhana

Nasional

Kasad: Saya Tidak Mau Prajurit Menderita

Nasional

Satgas TMMD Kodim 0415/Jambi Shalat Jumat Bersama Warga

Nasional

Tim Inspeksi COE Berikan Apresiasi Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Car