Cegah Karhutla Sejak Dini, Babinsa Koramil Muara Bulian Gencarkan Patroli dan Sosialisasi kepada Warga Babinsa Kenali Asam Bawah Hadiri Safari Subuh Berjamaah, Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan Umat Babinsa Koramil Muara Tembesi Berikan Pembekalan Persyaratan Administrasi Pendaftaran TNI kepada Siswi MAN 2 Batanghari Babinsa Koramil Sebapo Pantau Perbaikan Jalan Desa, Serap Aspirasi Warga di Suka Makmur Melalui Komsos, Babinsa Koramil Mersam Perkuat Semangat Persatuan dan Kedekatan dengan Warga

Home / Nasional

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:14 WIB

Jangan Sampai Anak Cucu Tahunya Hanya Air Kemasan

Trenggalek – Berada di dataran tinggi dan dekat dengan pesisir pantai, masyarakat Panggul di Kabupaten Trenggalek, kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satunya Rusnanto, warga Desa Gayam, Kecamatan Panggul, harus rela berjalan kaki setiap harinya hingga beberapa kilometer untuk mendapatkan kebutuhan air bersih bagi keluarganya.

“Saya mencari air itu di sumber air yang jaraknya sangat jauh dari pemukiman rumah saya. Apalagi kalau musim kemarau sangat sulit sekali. Belum lagi terkadang kami harus mengantri dan bergantian dengan warga lainnya,” kata Rusnanto waktu itu.

Baca :  Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Selain kesulitan mendapatkan air bersih, Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan mengungkapkan bahwa Panggul yang merupakan daerah pegunungan juga rawan terhadap bencana banjir dan tanah longsor saat musim penghujan tiba.

Berangkat dari kondisi itu, Tarsipan merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu guna mengatasi permasalahan tersebut. Hingga ia akhirnya mencoba melakukan budidaya pohon Gayam.

“Tujuan saya mencoba menanam dan budidaya pohon Gayam ini adalah untuk mengikat air tanah dan pelestarian alam. Selain itu, akar Gayam ini juga sangat bagus untuk mengikat tanah supaya tidak mudah longsor,” kata Tarsipan di Lokasi budidaya Gayamnya yang berada di belakang Koramil 0806/11 Panggul, Selasa (9/7/2024).

Baca :  PEPABRI Jambi Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Pererat Solidaritas Purnawirawan

“Mudah-mudahan ke depan semakin banyak warga yang sadar untuk melestarikan alam, salah satunya dengan menanam Gayam. Makanya bibit Gayam di sini semua saya gratiskan, yang penting ditanam dan dirawat betul-betul,” sambungnya.

Melalui upaya kepeduliannya dalam pelestarian alam, Tarsipan berharap, sumber air bersih di daerah Panggul akan semakin baik dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

“Kita sangat berharap, ke depannya sumber air itu tetap ada dan untuk anak cucu kita jangan sempat mata air itu tinggal cerita, tahunya hanya air kemasan,” ujarnya.

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Sementara itu, Kades Gayam, Suparli, memberikan apresiasinya terhadap apa yang telah dilakukan oleh Sertu Tarsipan dalam menjaga sumber air dan kelestarian alam di desanya.

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat Desa Gayam menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Tarsipan yang telah terbuka memberikan bantuan bibit pohon Gayam. Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memelihara sumber mata air,” sebutnya. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Banjir, Babinsa Koramil 07/Pelayangan Pantau Debit Air Sungai

Nasional

Jelang HUT RI, Prajurit Rusa Hitam 721 Berkontribusi Dalam Membangun Papua

Nasional

Danrem 042/Gapu Bersilaturahmi Ke BPK RI Perwakilan Jambi

Nasional

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Evakuasi 15 Pekerja Yang Akan Dibunuh Kelompok Egianus Kogoya

Nasional

TNI Bantu Polisi Kejar dan Ungkap Kasus Pengeroyokan Prajurit TNI di Malang

Nasional

Paspampres Tameng Hidup Kepala Negara di KTT Ke-43 ASEAN Jakarta

Nasional

Komunitas Tambat Ikut Semarakkan Pembukaan TMMD ke 115

Nasional

Kasrem 042/Gapu Ikuti Rakornis TMMD Ke-117 TA. 2023 Secara Virtual