SRIWIJAYADAILY.COM – Suasana Minggu pagi di RT 06 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, terasa berbeda. Warga bersama Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Kodim 0415/Jambi, Pelda Nana Sutrisna, bahu-membahu memperbaiki pagar rumah milik Bapak Mujiono.
Bunyi palu dan tawa kecil warga bercampur menjadi irama kebersamaan. Meski pekerjaan terlihat sederhana, makna yang terkandung begitu dalam: menjaga tradisi gotong royong sebagai warisan luhur bangsa.
“Pagar ini memang sudah lama rusak. Dengan adanya gotong royong, kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Pak Babinsa dan tetangga semua,” ujar Mujiono dengan mata berbinar penuh rasa syukur.
Bagi Pelda Nana, kegiatan seperti ini bukan sekadar memperbaiki pagar, tetapi juga memperkokoh ikatan sosial di tengah masyarakat. “Gotong royong membuat kita semakin dekat. Inilah bukti bahwa TNI selalu ada dan siap membantu rakyat dalam setiap kebutuhan,” tuturnya.
Di tengah era yang serba modern, momen gotong royong ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebersamaan tidak boleh luntur. Justru harus terus dirawat, karena dari sanalah lahir rasa aman, nyaman, dan persaudaraan yang kokoh.**










