Jambi – OPBM merupakan singkatan dari Operator Pengumpulan Sampah Berbasis Masyarakat, yaitu sistem pengelolaan sampah yang melibatkan peran aktif masyarakat dalam proses pengumpulan dan pengangkutan sampah secara lebih tertata dan efektif di lingkungan masing-masing.
Pengolahan sampah yang baik dan benar menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga. Selain menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang optimal juga dapat membantu menghemat sumber daya alam sehingga tetap terpelihara dengan baik.
Dalam rangka mendukung program tersebut, Babinsa Kelurahan Tanjung Sari Koramil 415-11/Jambi Timur Kodim 0415/Jambi, Serka Dedi Purwanto menghadiri undangan rapat pembentukan OPBM di Kantor Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan upaya pendukung lainnya, menyusul rencana penutupan TPS-TPS yang ada di wilayah Kota Jambi guna meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan terorganisir.
Dalam kesempatan itu, Serka Dedi Purwanto menjelaskan bahwa nantinya OPBM akan menerapkan sistem pengangkutan sampah secara langsung atau door to door. Sampah rumah tangga akan dijemput langsung dari depan rumah warga untuk kemudian dibawa menuju depo sampah yang telah disiapkan.
“Secara singkat, OPBM ini akan mengubah pola lama menjadi sistem berbasis lingkungan dan masyarakat, sehingga pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih efektif mulai dari sumbernya,” ujar Serka Dedi.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Trantib Kelurahan Junaidi Kely, Ketua LPM Sutiyono, Ketua Forum RT Endang Rukmana, Bhabinkamtibmas, serta seluruh Ketua RT se-Kelurahan Tanjung Sari.
Melalui rapat pembentukan OPBM ini diharapkan tercipta sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, tertib, dan berbasis masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Jambi.










