Babinsa dan Manggala Agni Perkuat Strategi Sosialisasi Cegah Karhutla Babinsa Gelar Komsos di Desa Pelempang, Perkuat Kedekatan dengan Warga Babinsa Ma Bulian Ikut Gerakan Tanam Nasional, Dorong Ketahanan Pangan di Batanghari Babinsa Lakukan Anjangsana, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan Lingkungan Babinsa Bantu Warga Pasang Plafon, Perkuat Semangat Gotong Royong di Jambi

Home / Politik

Minggu, 25 Agustus 2024 - 19:49 WIB

Golkar Berisiko Kehilangan Dukungan Besar Jika Tidak Usung Budi Setiawan di Pilkada Kota Jambi

Jambi – Menjelang pendaftaran bakal calon kepala daerah pada 27 Agustus, Partai Golkar di Kota Jambi masih belum menentukan sikap resmi mengenai calon yang akan diusung. Meskipun sinyal dukungan untuk Budi Setiawan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Jambi, sudah mulai tampak, keputusan akhir dari partai belum dikeluarkan.

Budi Setiawan, yang dikenal sebagai kader Golkar dengan prestasi signifikan, termasuk membawa Golkar Kota Jambi sebagai pemenang Pemilu Legislatif, telah menunjukkan intensitas komunikasi dengan DPP Partai Golkar.

Baca :  Babinsa Hadiri Buka Puasa Bersama di Masjid Al-Hijrah, Pererat Silaturahmi dengan Warga

Pengamat politik dan akademisi dari Universitas Jambi, Dori Efendi, menilai bahwa Golkar akan mengusung Budi Setiawan sebagai calon.

Menurut Dori Efendi, jika Golkar tidak memilih kadernya sendiri, terutama yang sudah berperan besar dalam membesarkan partai, hal itu akan menimbulkan pertanyaan besar.

Keputusan untuk mengusung kandidat luar bisa memicu dugaan adanya politik transaksional dan melemahkan dukungan partai.

Baca :  Aklamasi, Legitimasi, dan Ujian Kepemimpinan H. Budi Setiawan

“Tentu lebih terhormat mengusung kader sendiri yang sudah membesarkan partai. Apalagi hasil survei menunjukkan bahwa popularitas dan elektabilitas Budi Setiawan terus naik,” ujar Dori.

Dori juga memperingatkan bahwa jika Golkar memilih calon dari luar, mesin partai yang selama ini menjadi motor penggerak massa mungkin tidak akan berjalan optimal.

“Golkar berisiko kehilangan dukungan besar jika mesin partai hanya menghasilkan ‘gentong kosong’ sementara massa Golkar justru memilih Budi,” tambahnya.

Baca :  Danrem 043/Gatam: Hari Jadi ke-62 Lampung Jadi Momentum Energi Positif Pembangunan

Sementara itu, Budi Setiawan telah memantapkan diri untuk maju dalam pilkada dengan berpasangan dengan politisi dari Gerindra, Eko Setiawan. Mereka sudah mendapatkan dukungan dari PPP, PSI, dan Gelora, menunjukkan adanya aliansi politik yang kuat di luar Golkar.

Situasi ini menciptakan ketegangan dan spekulasi mengenai keputusan akhir Golkar, yang akan sangat mempengaruhi dinamika politik di Kota Jambi menjelang Pilkada.**

Share :

Baca Juga

Politik

Dapat Nomor Urut 1, Romi Hariyanto Optimis Koalisi Rakyat Akan Ciptakan Sejarah

Politik

Kemas Faried : Budi Setiawan Ingin Mensejahterakan Masyarakat Kota Jambi

Politik

Demokrat Kota Jambi : Budi Setiawan yang Pertama Mungkin Ini Kode

Politik

Mantan Bupati Usman Ermulan Memuji Langkah Budi Setiawan Maju Sebagai Wali Kota Jambi 2024

Politik

Agus Syafarudin: Golkar Siap Menang dengan Budi Setiawan di Pilkada Jambi 2024

Politik

Partai Politik Pendukung Tegaskan Komitmen Berada Di Barisan Budi Setiawan

Politik

Ikut Bursa Cawako Jambi, Budi Setiawan Bawa Segudang Visi dan Misi Untuk Kepentingan Masyarakat

Artikel

Antara Pragmatisme dan Ideologi: Strategi PDIP dalam Pilkada Jambi 2024