Finalis PPJ 2026 Tunjukkan Beragam Bakat, Penyelenggara Tekankan Karakter dan Cinta Budaya Jambi Babinsa Talang Banjar Dukung Program Kampung Bahagia, Perkuat Gotong Royong Warga Komsos Jadi Jembatan Kedekatan TNI dan Warga di Marga Manunggal Jaya Babinsa Jambi Selatan Ajak Pelajar SMPN 26 Jauhi Geng Motor, Judi Online, dan Narkoba Babinsa Solok Sipin Hadiri Posyandu, Dukung Kesehatan Ibu dan Anak Bersama Tiga Pilar

Home / Nasional

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:51 WIB

Gerombolan OPM Kembali Beraksi: Membakar Gedung SMP di Pegunungan Bintang

Pegunungan Bintang  – Masyarakat kembali dikejutkan dengan aksi anarkis gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membakar gedung SMP Negeri Okbab di Kampung Borban, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan. Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu 13 Juli 2024 sekitar pukul 11.30 WIT.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E., M.M., dalam keterangannya sangat menyayangkan insiden ini.

Baca :  Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Sangat disayangkan pembakaran gedung sekolah SMP itu. Kejadian ini dikecam oleh masyarakat karena gedung sekolah tersebut dalam kesehariannya digunakan anak-anak untuk belajar,” jelas Kapendam.

Pembakaran sekolah ini menambah panjang daftar aksi kekerasan yang dilakukan oleh OPM. Menurut Kapendam, aksi ini merupakan upaya sistematis untuk menghalangi anak-anak Papua mendapatkan pendidikan.

“Aksi pembakaran sekolah berulang dan memang OPM menginginkan anak-anak tidak sekolah. Aksi OPM ini menghancurkan masa depan anak-anak, yang sejatinya semangat dan antusiasme belajar anak-anak sangat tinggi untuk bersekolah,” tambah Candra.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Saat ini, aparat keamanan tengah melakukan pengejaran terhadap gerombolan OPM yang bertanggung jawab atas pembakaran tersebut.

Para pelaku diketahui melarikan diri setelah melakukan aksi pembakaran. Masyarakat berharap agar para pelaku segera ditangkap dan diadili, serta keamanan di wilayah tersebut dapat kembali pulih sehingga anak-anak dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa rasa takut.

Baca :  Babinsa Rajawali Komsos dengan Lurah dan RT, Perkuat Silaturahmi

Insiden ini menambah sorotan terhadap pentingnya keamanan dan perlindungan fasilitas pendidikan di wilayah-wilayah yang rawan konflik.

Diharapkan, dengan adanya tindakan tegas dari aparat keamanan, kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa mendatang. (**/)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dandim 0415/Jambi Hadiri Evaluasi Progres Konstruksi Optimasi Lahan Di Makorem 042/Gapu

Nasional

Sosialisasi UU Nomor 23 Tahun 2019 Dan Rencana Pembentukan Komcad Di Wilayah Kodam II/Sriwijaya

Nasional

Pasis Dikreg LXIII TA 2023 Seskoad Terima Pembekalan Dari Kadisjarahad

Nasional

Akhir Pekan, Yuk Intip 5 Spot Instagramable di Palembang

Nasional

Danrem 045/Gaya Mengikuti Rapat Verifikasi Data Pelaksanaan PPKM dan Vaksinasi Covid-19 Bersama Panglima TNI

Nasional

Kumdam XVII/Cenderawasih Gelar Penyuluhan Hukum Bagi Prajurit Dan PNS

Nasional

Satgas Yonif 200/BN Hadiri Ibadah Bersama Dengan Masyarakat Distrik Kobakma

Nasional

Satgas Pamtas Yonif 123/RW Terima Kunjungan Danrem 174/ATW