Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik Danrem 042/Gapu Tinjau TMMD Ke-129 di Bungo, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat Babinsa Kenali Asam Hadiri Peresmian Bank Sampah Maju Bersama, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kasrem 042/Gapu dan Kepala BPBD Jambi Tinjau Lokasi Karhutla di Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Penanganan

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 05:25 WIB

Enam Kodam Baru akan Diresmikan, Jambi Masuk Wilayah Kodam XX Tuanku Imam Bonjol

SRIWIJAYADAILY.COM — Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memperkuat postur pertahanan nasional dengan menambah enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru secara nasional, termasuk tiga Kodam baru di wilayah Pulau Sumatera. Penambahan Kodam ini merupakan bagian dari langkah besar restrukturisasi organisasi TNI untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan penguatan wilayah teritorial.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, membenarkan rencana ini dan menjelaskan bahwa keenam Kodam baru tersebut akan diresmikan dalam upacara validasi organisasi yang akan digelar pada Minggu, 10 Agustus 2025, di Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Pada kesempatan itu juga akan dilakukan pelantikan Wakil Panglima TNI serta pengisian sejumlah jabatan strategis lainnya di tubuh TNI.

Adapun enam Kodam baru yang akan dibentuk beserta wilayah teritorialnya adalah:

* Kodam XIX Tuanku Tambusai, meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau

* Kodam XX Tuanku Imam Bonjol, mencakup Sumbar dan Jambi

Baca :  Melalui Komsos, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Pererat Kedekatan dengan Warga Binaan

* Kodam XXI Radin Inten, wilayah Lampung dan Bengkulu

* Kodam XXII Tambun Bungai, meliputi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan

* Kodam XXIII Palaka Wira, mencakup Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat

* Kodam XXIV Mandala Trikora, wilayah Merauke

Selain pembentukan Kodam baru, TNI juga melakukan restrukturisasi besar dengan peningkatan 14 Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) menjadi Komando Daerah TNI AL (Kodalal). Satu perubahan penting lainnya adalah pengaktifan kembali jabatan Wakil Panglima TNI, posisi yang terakhir diisi pada tahun 1999–2000 dan kemudian dihapuskan. Jabatan ini kembali dihidupkan oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019, meski sampai saat ini belum ada pejabat yang mengisi posisi tersebut.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa sejumlah nama kandidat potensial Wakil Panglima telah dipertimbangkan, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono. Namun, siapa yang akan dipilih akan diumumkan dalam upacara pelantikan.

Baca :  Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Gotong Royong Bangun Jalan Rabat Beton Bersama Warga Thehok

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan langsung memimpin upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat. Dalam acara ini akan dikukuhkan enam Kodam baru, pelantikan Wakil Panglima TNI, serta pengukuhan jabatan lainnya. Acara ini akan melibatkan sebanyak 27.394 prajurit dari ketiga matra TNI, dengan gelar alutsista modern yang terdiri dari 152 kendaraan taktis dan 124 unit demo tempur dari TNI AD, AL, dan AU.

Koordinator Lapangan Upacara, Mayjen TNI Agus Hadiwaluyo, menyatakan bahwa gelar pasukan ini adalah wujud nyata komitmen Presiden dalam memperkuat kemandirian dan keunggulan teknologi militer serta kesiapsiagaan nasional. “Ini merupakan manifestasi dari sinergi antarmatra untuk memperkuat postur pertahanan negara,” katanya.

Restrukturisasi organisasi TNI juga mencakup pembentukan 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang akan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Sumatera sendiri akan terbentuk enam Brigade Infanteri Teritorial baru.

Baca :  Sinergitas Lintas Sektor Warnai ASTERIA 2026 di SMAN 3 Muara Jambi

Selain itu, terjadi peningkatan status dan pangkat komando tinggi di ketiga matra TNI, termasuk peningkatan jabatan Danjen Kopassus menjadi Panglima Kopassus, Dankormar menjadi Panglima Korps Marinir, dan Danjen Kopasgat menjadi Panglima Kopasgat. TNI AL juga akan memiliki 14 Komando Daerah TNI AL (Kodalal) dan 5 Batalyon Bantuan Infanteri Marinir (Yonif Mar), sedangkan TNI AU meresmikan Kohanudnas serta pembentukan beberapa Komando Daerah TNI AU (Kodau) dan batalyon khusus.

Langkah besar ini merupakan bagian dari Perpres No. 84 Tahun 2025 tentang Organisasi Tentara Nasional Indonesia yang disusun untuk menyesuaikan struktur dengan tantangan pertahanan yang semakin kompleks dan untuk mendukung penguatan kedaulatan negara. (JT54)

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Manfaatkan Pos Kamling, Babinsa Budiman Bangun Kedekatan dan Kepedulian Warga Lewat Komsos

TNI-POLRI

Babinsa Patroli Sambil Edukasi, Dorong Deteksi Dini Gangguan Lingkungan

TNI-POLRI

Dandim 0415/Jambi Hadiri Pengukuhan 1.650 Ketua RT: TNI Dukung Kepemimpinan Akar Rumput

TNI-POLRI

Forum RT Kelurahan Lingkar Selatan, Babinsa Dorong Sinergi Warga dan Pemerintah

TNI-POLRI

Dorong Ketahanan Pangan, Danramil Ma. Tembesi Turun Langsung Tanam Padi Bareng Petani Sungai Pulai

TNI-POLRI

Dandim 0419/Tanjab dan Kapolres Tanjab Timur Bagikan Takjil, Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Kepedulian Sosial

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kodim 0416/Bute Bentuk Karakter Siswa dengan Pelatihan PBB

TNI-POLRI

Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Serka Arif Rohmannudin, Amd: Prosesi Pemakaman Militer yang Khidmat