Jambi, 13 April 2026 — Di tengah ruang-ruang perawatan RS dr. Bratanata Jambi, kehadiran sekelompok Purnawirawan pagi itu membawa suasana berbeda. Bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wujud kepedulian yang tumbuh dari ikatan persaudaraan panjang di lingkungan PEPABRI Kota Jambi.
Tim Besuk Bulan April melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan titik kumpul di Kantin DKT pada pukul 09.45 WIB dan mulai bergerak sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 20 anggota BSPP (Bantuan Sosial Peduli Purnawirawan) bersama sejumlah rekan lainnya hadir, menunjukkan bahwa solidaritas tidak selalu menunggu undangan resmi—kadang ia hadir secara spontan dari hati yang peduli.
Dalam kunjungan tersebut, tim menjenguk M. Daus yang sedang dirawat, serta Abdillah yang dijadwalkan menjalani tindakan operasi ringan pada hari yang sama. Kehadiran rombongan menjadi penguat semangat bagi pasien dan keluarga yang mendampingi, bahwa mereka tidak menghadapi situasi itu sendirian.
Sebelumnya, pada Sabtu (11/4), Tim Besuk Bulan April juga telah menjenguk istri Bapak Yance Baroring yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit yang sama. Rangkaian kunjungan ini menjadi gambaran bahwa kepedulian bukan kegiatan sesaat, tetapi bagian dari budaya kebersamaan yang terus dijaga.
Suasana kunjungan berlangsung hangat. Doa dan kata-kata penguat mengalir sederhana, namun terasa dalam bagi yang menerima. Tidak ada jarak sosial, tidak ada sekat jabatan—yang ada hanya manusia yang saling menguatkan.
Bendahara BSPP, Robin Simangunsong, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap anggotanya. Kehadiran langsung di sisi yang sakit, menurutnya, adalah wujud solidaritas yang paling tulus.
Ketua Tim Besuk Bulan April, Firdaus, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, khususnya kepada Bendahara BSPP.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Robin Simangunsong yang telah memfasilitasi dan mendukung terlaksananya kegiatan ini. Berkat perhatian dan koordinasi yang baik, kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh makna sebagai wujud kebersamaan dan persaudaraan. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PEPABRI Kota Jambi, H. Mujiono, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini mencerminkan kekompakan dan nilai kemanusiaan para purnawirawan TNI-Polri. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung.
“Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah membesuk keluarga dari saudara kita, M. Daus, serta saudara kita Abdillah dan Ibu Yance Baroring. Ini adalah motivasi dan semangat bagi yang sakit. Keakraban dan kekompakan ini harus terus kita jaga sebagai solidaritas sesama purnawirawan TNI-Polri,” ucapnya.
Di sela seluruh rangkaian kegiatan itu, terselip pesan yang sederhana namun dalam:
Hidup ini memang singkat. Sakit adalah bagian dari perjalanan, dan kematian adalah kepastian yang tak bisa dihindari. Karena itu, yang paling penting bukanlah seberapa lama kita hidup, melainkan seberapa bermakna kita menjalaninya.
Selama masih diberi waktu, hidup diisi dengan kebaikan, menjaga silaturahmi, dan saling peduli. Tetap sejuk di tengah keadaan yang berubah, tetap tenang di tengah ujian, dan tetap kuat dalam setiap perjalanan hidup.
Sebab pada akhirnya, yang tertinggal bukan jabatan atau harta, melainkan jejak kebaikan yang kita tinggalkan di hati sesama. (Red)










