BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota Semangat Kebersamaan PERIP Jambi dalam Peringatan HUT ke-67 PEPABRI

Home / Nasional

Jumat, 9 Agustus 2024 - 16:25 WIB

Di Balik Bata dan Semen: Kisah Persahabatan Anggota Satgas dan Mbah Komsiah

Muarojambi – Di bawah terik matahari siang itu, di sebuah sudut desa bernama Sukamaju Kec Mestong di Kabupaten Muarojambi, Letda Inf Amran dari Satgas TMMD Kodim 0415/Jambi tampak duduk bersama Mbah Komsiah, seorang warga lanjut usia yang telah lama tinggal di desa tersebut. Mereka berbincang santai sambil mengamati pembangunan rumah Mbah Komsiah yang tengah dikerjakan oleh anggota Satgas TMMD, Jumat (9/8/2024).

Dengan seragam lorengnya yang telah lusuh oleh keringat, Letda Amran mendengarkan dengan seksama cerita-cerita Mbah Komsiah tentang masa mudanya, tentang perjuangan hidupnya, dan tentang harapannya untuk masa depan. Senyuman kecil menghiasi wajah Letda Amran setiap kali Mbah Komsiah bercerita, diselingi dengan tawa ringan yang sesekali pecah, seolah menepis panasnya terik matahari yang mengiringi perbincangan mereka.

Baca :  Senkom Jambi Siap Bergerak Cepat, Gubernur Al Haris Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026

Mbah Komsiah, dengan mata yang mulai redup dimakan usia, tampak bersemangat. Bagi dirinya, hari itu bukan sekadar menyaksikan rumahnya yang tengah dibangun, tetapi juga merasakan perasaan diterima dan diperhatikan.

“Saya sudah lama tidak merasakan kehangatan seperti ini, Nak,” ucap Mbah Komsiah dengan suara pelan namun penuh makna.

Baca :  Jalin Hubungan Harmonis, Babinsa Aktif Sambangi Warga Desa Ampelu Mudo

Percakapan yang tulus antara Letda Amran dan Mbah Komsiah ini menjadi bukti bahwa di tengah kesibukan program pembangunan, masih ada ruang untuk menjalin hubungan kemanusiaan yang hangat.

Letda Amran bukan hanya seorang prajurit yang datang untuk membangun rumah, tetapi juga seorang pendengar yang peduli, menjadi sahabat baru bagi Mbah Komsiah.

Pembangunan rumah ini merupakan bagian dari Program TMMD yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur desa. Namun, lebih dari itu, setiap bata yang disusun dan setiap paku yang dipasang juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca :  Tak Ada Lagi Panggung Piala Dunia untuk Cristiano Ronaldo, CR7 Sebut Trofi Euro Setara Gelar Dunia

Hubungan yang terjalin antara Satgas TMMD dan warga desa seperti Mbah Komsiah menunjukkan bahwa pembangunan yang sesungguhnya adalah tentang membangun kembali jembatan-jembatan sosial yang mungkin telah lama terlupakan.

Pada akhirnya, program TMMD bukan hanya tentang pencapaian fisik, tetapi juga tentang merajut kembali kebersamaan dan harapan. Di tengah hiruk-pikuk pembangunan, kisah Letda Amran dan Mbah Komsiah mengingatkan kita bahwa sentuhan kemanusiaan yang menghangatkan hati adalah elemen terpenting dalam setiap langkah pembangunan. (**)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Coffee Morning Bersama Insan Pers

Nasional

Kasau : TNI AU Siap Dukung Pemerintah Wujudkan Program Nasional

Nasional

Awali Tahun Baru, Babinsa Desa Teluk Leban Ajak Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan

Nasional

Kunjungan Perdana Ke Makoramil Pelayangan, Dandim 0415/Jambi Disambut Danramil Beserta Seluruh Prajurit Dan Persit

Nasional

Peringati HUT Ke-66 GKI Di Tanah Papua, Kodam XVII/Cenderawasih Bersama Pemuda Gereja Laksanakan Penanam Pohon

Nasional

Babinsa Simpang IV Sipin Ajak Warga Taat Pajak Demi Pembangunan Daerah

Nasional

Peduli Korban Banjir, Korem 042/Gapu Beri Bantuan Sembako Di Bungo

Nasional

Satgas Yonif 725/Woroagi Berhasil Gagalkan Peredaran Miras Di Tapal Batas RI-PNG