Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba Babinsa Koramil Sebapo Gelar Komsos, Pererat Kemanunggalan TNI dengan Warga Desa Marga Mulya Babinsa Koramil Pasar Rutin Gelar Komsos, Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Asam

Home / Nasional

Senin, 22 Januari 2024 - 13:14 WIB

Dengan Alasan Apapun, Tidak Dibenarkan Gerombolan KKB Bunuh Warga dan Bakar Rumah

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Aksi biadab gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua selama tiga hari ini kembali dilancarkan dengan menembak aparat keamanan TNI Polri, membunuh warga sipil dan membakar rumah warga Sugapa di Kab. Intan Jaya.

Demikian disampaikan Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.,M.M dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

Aksi biadab ini menyebabkan 1 Prajurit Polri dari Brimob Bripda Affani gugur meninggal dunia, Jumat (9/1) lalu. Bahkan KKB terus meneror masyarakat dengan tembakan-tembakan di perkampungan disertai membakar rumah warga

“Akibat teror gerombolan KKB di Intan Jaya, beberapa warga mengungsi di tempat yang aman di sekitar Pos Keamanan,” jelas Candra.

Baca :  Babinsa Mersam Pererat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos

Sementara itu, pernyataan dari gerombolan KKB bahwa aksi biadabnya dilakukan sebagai bentuk penolakan atas eksploitasi Blok Wabu yang berada di Intan Jaya menurut Ws. Kapendam XVII/ Cenderawasih adalah alasan mengada ada yang dibuat-buat sebagai pembenaran.

“Alasan itu sengaja dicari-cari KKB, alasan apapun tidak dibenarkan membunuh Warga Sipil, tidak dibenarkan membunuh anak-anak, membunuh kaum perempuan dan pembakaran rumah warga. Sedangkan ekspoitasi Blok Wabu sendiri sampai saat ini belum ada pemberitahuan oleh Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Ws. Kapendam.

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

“Jadi isu Blok Wabu itu hanya alasan dicari-cari oleh gerombolan KKB, sedangkan Eksploitasi Blok Wabu sampai saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah dan Daerah,” imbuhnya.

“Jangan percaya dengan isu-isu yang dihembuskan oleh gerombolan KKB. Semua itu untuk menghambat pembangunan Papua, semua itu untuk menyengsarakan masyarakat, semua aksi KKB mengabaikan HAM serta tidak berprikemanusiaan,” tegas Letkol Inf Candra.

Atas ulah teror biadab tersebut, aparat gabungan TNI Polri menggelar tindakan penegakan hukum, yang salah satunya mengakibatkan 1 orang anggota KKB a.n Yusak Sandegau tewas karena menyerang dan menembak aparat, meskipun senjata laras panjang miliknya diambil dibawa lari oleh anggota KKB lainnya, Minggu (21/1) di Intan Jaya.

Baca :  Kodim 0415/Jambi Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan dengan Masyarakat

“Saat ini Aparat TNI Polri terus berupaya melindungi masyarakat sehingga melakukan siaga dari ancaman dan serangan gerombolan KKB,” ungkapnya.

“Mohon doanya agar aparat TNI Polri yang sedang bertugas mengemban tugas negara dapat selamat dan berhasil melindungi masyarakat, demikian pula masyarakat tetap aman,” tutupnya.

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih

Share :

Baca Juga

Nasional

Danpusdikpal Kodiklatad Terima Kunjungan Danmentar Akmil

Nasional

Pererat Sinergi Dengan Media, Kasad Kunjungi Kantor Suara Merdeka

Nasional

Panglima TNI : TNI-Polri Adalah Alat Perekat Perbedaan Bangsa

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunker Pangkoopsud III Di Makodam

Nasional

Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Terjun Langsung Dampingi Petani Merawat Kebun Jagung

Nasional

PON Papua Ditutup, Sampai Jumpa Lagi di Ufuk Barat

Nasional

Babinsa dan Bidan Desa Bersinergi Tingkatkan Kesehatan Balita dan Lansia di Desa Kembang Tanjung

Nasional

Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI