Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan Babinsa Olak Kemang Sambangi Pedagang Ikan Sungai, Serap Aspirasi dan Dukung Pelaku UMKM Komsos Babinsa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Desa Sekati Gedang, Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Ngopi Bareng, Babinsa dan Polsek Pasar Perkuat Sinergitas TNI-Polri Demi Keamanan Wilayah Babinsa Hadiri Musyawarah Gugus Depan SDN 09/IV Kota Jambi, Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Pramuka

Home / Nasional

Senin, 22 Januari 2024 - 13:14 WIB

Dengan Alasan Apapun, Tidak Dibenarkan Gerombolan KKB Bunuh Warga dan Bakar Rumah

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Aksi biadab gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua selama tiga hari ini kembali dilancarkan dengan menembak aparat keamanan TNI Polri, membunuh warga sipil dan membakar rumah warga Sugapa di Kab. Intan Jaya.

Demikian disampaikan Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.,M.M dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

Aksi biadab ini menyebabkan 1 Prajurit Polri dari Brimob Bripda Affani gugur meninggal dunia, Jumat (9/1) lalu. Bahkan KKB terus meneror masyarakat dengan tembakan-tembakan di perkampungan disertai membakar rumah warga

“Akibat teror gerombolan KKB di Intan Jaya, beberapa warga mengungsi di tempat yang aman di sekitar Pos Keamanan,” jelas Candra.

Baca :  Menuju Indonesia Emas 2045, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar pada Puncak HANI 2026

Sementara itu, pernyataan dari gerombolan KKB bahwa aksi biadabnya dilakukan sebagai bentuk penolakan atas eksploitasi Blok Wabu yang berada di Intan Jaya menurut Ws. Kapendam XVII/ Cenderawasih adalah alasan mengada ada yang dibuat-buat sebagai pembenaran.

“Alasan itu sengaja dicari-cari KKB, alasan apapun tidak dibenarkan membunuh Warga Sipil, tidak dibenarkan membunuh anak-anak, membunuh kaum perempuan dan pembakaran rumah warga. Sedangkan ekspoitasi Blok Wabu sendiri sampai saat ini belum ada pemberitahuan oleh Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Ws. Kapendam.

Baca :  Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga

“Jadi isu Blok Wabu itu hanya alasan dicari-cari oleh gerombolan KKB, sedangkan Eksploitasi Blok Wabu sampai saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah dan Daerah,” imbuhnya.

“Jangan percaya dengan isu-isu yang dihembuskan oleh gerombolan KKB. Semua itu untuk menghambat pembangunan Papua, semua itu untuk menyengsarakan masyarakat, semua aksi KKB mengabaikan HAM serta tidak berprikemanusiaan,” tegas Letkol Inf Candra.

Atas ulah teror biadab tersebut, aparat gabungan TNI Polri menggelar tindakan penegakan hukum, yang salah satunya mengakibatkan 1 orang anggota KKB a.n Yusak Sandegau tewas karena menyerang dan menembak aparat, meskipun senjata laras panjang miliknya diambil dibawa lari oleh anggota KKB lainnya, Minggu (21/1) di Intan Jaya.

Baca :  Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan

“Saat ini Aparat TNI Polri terus berupaya melindungi masyarakat sehingga melakukan siaga dari ancaman dan serangan gerombolan KKB,” ungkapnya.

“Mohon doanya agar aparat TNI Polri yang sedang bertugas mengemban tugas negara dapat selamat dan berhasil melindungi masyarakat, demikian pula masyarakat tetap aman,” tutupnya.

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasdam XVII/Cenderawasih Sampaikan Pesan Natal dan Tahun Baru di Gereja GBI Doc IV Jayapura

Nasional

Di Bulan Ramadhan, Satgas Yonif Mekanis 203/AK Bersama Artha Graha Baju Layak Pakai Untuk Masyarakat Tima

Nasional

Kapolda Jambi Tekankan Persatuan dan Anti Kekerasan dalam PBAK UIN STS Jambi

Nasional

Wakil Walikota Jambi Buka Kegiatan Komsos TNI dengan Aparat Pemerintah

Nasional

Peringati HUT Ke-58, Dharma Pertiwi Daerah B Gelar Donor Darah

Nasional

Presiden Jokowi Lantik Yudo Margono sebagai Panglima TNI

Nasional

Serka Damanhuri Bersama Tim Patroli Terpadu Amankan Desa Arang-arang dari Ancaman Karhutla

Nasional

Kodim 0415/Jambi Raih Juara dalam Lomba Ketangkasan Sarung pada HUT RI ke-79