Hadir di Tengah Warga, Babinsa Ikuti Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Babinsa Selamat Serap Aspirasi Warga Lewat Anjangsana, Perkuat Silaturahmi di Wilayah Binaan HUT ke-80 Persit, Danrem 042/Gapu Tekankan Hidup Sederhana dan Penguatan Akhlak Keluarga Korem 043/Gatam Siap Kawal Program Cetak Sawah untuk Ketahanan Pangan Pererat Sinergi, Danrem 043/Gatam Silaturahmi ke Kantor Wali Kota Metro

Home / Nasional

Senin, 22 Januari 2024 - 13:14 WIB

Dengan Alasan Apapun, Tidak Dibenarkan Gerombolan KKB Bunuh Warga dan Bakar Rumah

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Aksi biadab gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua selama tiga hari ini kembali dilancarkan dengan menembak aparat keamanan TNI Polri, membunuh warga sipil dan membakar rumah warga Sugapa di Kab. Intan Jaya.

Demikian disampaikan Ws. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.,M.M dalam keterangannya, Senin (22/1/2024).

Aksi biadab ini menyebabkan 1 Prajurit Polri dari Brimob Bripda Affani gugur meninggal dunia, Jumat (9/1) lalu. Bahkan KKB terus meneror masyarakat dengan tembakan-tembakan di perkampungan disertai membakar rumah warga

“Akibat teror gerombolan KKB di Intan Jaya, beberapa warga mengungsi di tempat yang aman di sekitar Pos Keamanan,” jelas Candra.

Baca :  Danrem Hadiri Rapim Kodam XXI/Radin Inten TA 2026, Perkuat Kesiapsiagaan dan Sinergi untuk Rakyat

Sementara itu, pernyataan dari gerombolan KKB bahwa aksi biadabnya dilakukan sebagai bentuk penolakan atas eksploitasi Blok Wabu yang berada di Intan Jaya menurut Ws. Kapendam XVII/ Cenderawasih adalah alasan mengada ada yang dibuat-buat sebagai pembenaran.

“Alasan itu sengaja dicari-cari KKB, alasan apapun tidak dibenarkan membunuh Warga Sipil, tidak dibenarkan membunuh anak-anak, membunuh kaum perempuan dan pembakaran rumah warga. Sedangkan ekspoitasi Blok Wabu sendiri sampai saat ini belum ada pemberitahuan oleh Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Ws. Kapendam.

Baca :  Babinsa Olak Kemang Dorong Generasi Muda Raih Cita-Cita Jadi Prajurit TNI

“Jadi isu Blok Wabu itu hanya alasan dicari-cari oleh gerombolan KKB, sedangkan Eksploitasi Blok Wabu sampai saat ini tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah dan Daerah,” imbuhnya.

“Jangan percaya dengan isu-isu yang dihembuskan oleh gerombolan KKB. Semua itu untuk menghambat pembangunan Papua, semua itu untuk menyengsarakan masyarakat, semua aksi KKB mengabaikan HAM serta tidak berprikemanusiaan,” tegas Letkol Inf Candra.

Atas ulah teror biadab tersebut, aparat gabungan TNI Polri menggelar tindakan penegakan hukum, yang salah satunya mengakibatkan 1 orang anggota KKB a.n Yusak Sandegau tewas karena menyerang dan menembak aparat, meskipun senjata laras panjang miliknya diambil dibawa lari oleh anggota KKB lainnya, Minggu (21/1) di Intan Jaya.

Baca :  Babinsa dan Warga Muara Bulian Intensifkan Patroli Cegah Karhutla

“Saat ini Aparat TNI Polri terus berupaya melindungi masyarakat sehingga melakukan siaga dari ancaman dan serangan gerombolan KKB,” ungkapnya.

“Mohon doanya agar aparat TNI Polri yang sedang bertugas mengemban tugas negara dapat selamat dan berhasil melindungi masyarakat, demikian pula masyarakat tetap aman,” tutupnya.

Sumber : Pendam XVII/Cenderawasih

Share :

Baca Juga

Nasional

Pangdam XVII/Cenderawasih Menerima Kunjungan GM PT. Garuda Indonesia Di Makodam

Nasional

Hendry Ch Bangun Ajak Wartawan Jadi Saksi Peradaban Ikut Lomba Puisi Multi Media 2024

Nasional

Apresiasi kepada Siswa Berprestasi, Pasiterdim 0415/Jambi Serahkan Piagam Penghargaan

Nasional

Tunjukkan Sikap Peduli, Pengurus Pepabri Kota Jambi Jenguk Anggotanya Yang Sakit

Nasional

Korem 042/Gapu Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Nasional

Semarak HUT RI ke-79 di Desa Suka Maju: Keceriaan dan Kebersamaan dalam Perlombaan Satgas TMMD

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Event SRGF 2021 Di Oku Selatan

Nasional

TNI Buka Pendaftaran Perwira Prajurit Karier 2023, Ini Syarat dan Cara Daftarnya