Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Dampingi Pembersihan Drainase, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan Babinsa Olak Kemang Sambangi Pedagang Ikan Sungai, Serap Aspirasi dan Dukung Pelaku UMKM Komsos Babinsa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Desa Sekati Gedang, Wujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Ngopi Bareng, Babinsa dan Polsek Pasar Perkuat Sinergitas TNI-Polri Demi Keamanan Wilayah Babinsa Hadiri Musyawarah Gugus Depan SDN 09/IV Kota Jambi, Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Pramuka

Home / Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:31 WIB

Dari Masjid Hidayatul Ulla, Kepedulian Sosial dan Pembinaan Akhlak Disuarakan

TANJUNG JABUNG BARAT, SRIWIJAYADAILY — Masjid Hidayatul Ulla di Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Selasa malam, 23 Desember 2025, menjadi ruang perenungan sosial dan spiritual. Dari mimbar masjid yang berada di bawah binaan DPD LDII Kabupaten Tanjung Jabung Barat itu, Ustaz Wiyono mengingatkan jamaah tentang pentingnya kepedulian di tengah musibah yang melanda sejumlah wilayah Sumatera.

Di hadapan puluhan jamaah, Ustaz Wiyono menyinggung banjir dan longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Musibah, menurutnya, bukan hanya ujian bagi korban, tetapi juga cermin bagi mereka yang selamat—sejauh mana empati dan solidaritas benar-benar hadir dalam tindakan nyata.

Baca :  FOKAL Muara Enim Harapkan Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Momentum Memperkuat Kepercayaan Publik

Ia mengajak jamaah menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu para korban, baik dalam bentuk dana, bahan kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga obat-obatan. Kesalehan sosial, kata dia, tidak cukup berhenti pada simpati, tetapi harus menjelma menjadi aksi.

Baca :  PEPABRI Jambi Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Pererat Solidaritas Purnawirawan

Selain soal kepedulian, Ustaz Wiyono menyoroti masa liburan sekolah yang kerap terlewat tanpa arah. Masjid Hidayatul Ulla, kata dia, kembali menggelar program Asrama Liburan—ruang pembinaan anak dan remaja melalui pengkajian Al-Qur’an, Al-Hadits, dan penguatan akhlak. Liburan, menurutnya, semestinya menjadi kesempatan menumbuhkan karakter, bukan sekadar jeda dari rutinitas.

Menjelang pergantian tahun, pesan serupa kembali ditegaskan. Tidak ada perayaan berlebihan. Malam akhir tahun diisi dengan tausyiah, muhasabah, serta penguatan keamanan lingkungan. Pergantian waktu, bagi Ustaz Wiyono, adalah momentum evaluasi diri dan peneguhan komitmen moral.

Baca :  TAK ADA LAGI SIUUUUU! Portugal Tersingkir, Spanyol Akhiri Mimpi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Tausyiah ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keteguhan iman umat. Dari Masjid Hidayatul Ulla, dakwah kembali dihadirkan sebagai upaya merawat akal sehat, kepekaan sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat.**

Sumber: M Rosyid

Share :

Baca Juga

Daerah

Senkom Kota Jambi Turut Amankan MTQ Jambi Selatan, Wujud Sinergi Jaga Kamtibmas

Daerah

Peduli Sesama, Tim Besuk BSPP Jambi Jenguk Purnawirawan yang Sakit di RS Bratanata

Daerah

Nelayan Hilang Saat Cari Udang, SPKKL TBK Bakamla RI Lakukan Pencarian

Daerah

BPBD di 34 Provinsi Diminta Siaga Hadapi Potensi Bahaya Hidrometeorologi Basah

Daerah

Puluhan Anggota Menwa Ikut Kegiatan Karya Bakti Kodim Tanjab

Daerah

Presiden RI: 29 April dan 4-6 Mei Cuti Bersama Idulfitri 1443 H

Daerah

Bupati Tanjab Barat Lantik 11 Pejabat Struktural

Daerah

Budi Setiawan : Anak Muda Merupakan Aset Bangsa