SRIWIJAYADAILY.COM – Upaya menekan angka stunting terus dilakukan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hal ini terlihat dari pelaksanaan *Diseminasi Pra Publikasi Data Stunting* Tingkat Kecamatan Kuala Betara yang digelar di Aula Kantor Camat, Senin (15/9/2025).
Kegiatan dibuka oleh Camat Kuala Betara, Badai Permana, S.Ip., yang memaparkan kondisi terkini stunting di wilayahnya. Hadir pula Danramil 419-03/Tungkal Ilir Kapten Inf Safri Napitupulu, perwakilan Dinas Kesehatan Tanjab Barat Suparman, SKM., Kepala Puskesmas Parit Deli Efrizal, SKM., Babinsa, bidan desa, serta para kepala desa se-Kecamatan Kuala Betara.
Perwakilan Dinas Kesehatan menekankan pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, terutama bagi ibu hamil. Upaya yang ditekankan mencakup pencegahan pernikahan dini, penyediaan air bersih, hingga perbaikan sanitasi dengan memastikan ketersediaan MCK yang sehat.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil Kapten Inf Safri Napitupulu menyoroti pentingnya pengawasan keluarga terhadap anak-anak. “Orang tua harus berperan aktif mengawasi agar anak tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang bisa memicu pernikahan dini. Ini salah satu faktor penting untuk mencegah stunting,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Puskesmas Parit Deli memaparkan data perkembangan stunting dari 2023 hingga 2025, yang akan menjadi dasar strategi intervensi di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan semakin solid untuk menekan angka stunting di Kuala Betara.**










