Jambi, SRIWIJAYADAILY — Komandan Kodim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen prajurit TNI dilakukan tanpa pungutan biaya. Ia meminta masyarakat, khususnya kalangan muda, tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan seleksi dengan imbalan uang.
Pernyataan itu disampaikan Putra Negara saat memberikan motivasi kepada pemuda yang tergabung dalam klub latihan Jasmani Komando Jambi (Jasko) di Markas Kodim 0415/Jambi, Senin, 19 Januari 2026. Menurut dia, praktik percaloan dalam seleksi TNI masih kerap terjadi dengan modus mengatasnamakan anggota TNI atau aparatur sipil negara.
“Seleksi masuk TNI murni berdasarkan kemampuan fisik, mental, dan administrasi. Tidak ada jalur khusus, apalagi berbayar. Jika ada yang menjanjikan kelulusan, itu penipuan,” kata Putra Negara.
Ia menegaskan, sistem rekrutmen TNI dijalankan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Seluruh tahapan seleksi dilakukan ketat untuk memastikan calon prajurit benar-benar memiliki kualitas dan integritas yang dibutuhkan.
Selain peringatan, Dandim juga mendorong peserta latihan untuk mempersiapkan diri secara serius melalui latihan fisik yang terukur dan berkelanjutan. Ia menilai kesempatan berlatih dengan instruktur TNI profesional harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Latihan harus terus ditingkatkan, jangan setengah-setengah. Kesempatan ini tidak datang dua kali,” ujarnya.
Putra Negara juga mengingatkan bahwa kesiapan mental dan spiritual memiliki peran penting dalam menghadapi seleksi. Ia menekankan pentingnya doa, ibadah, serta restu orang tua sebagai bagian dari ikhtiar meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.
Kodim 0415/Jambi, kata dia, membuka akses informasi resmi terkait rekrutmen melalui Koramil dan Babinsa di wilayah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hoaks dan menutup ruang bagi praktik penipuan.
“Masuk TNI itu gratis. Jangan bayar sepeser pun,” ujar Putra Negara menutup arahannya.
Ia berharap para calon prajurit semakin memahami mekanisme rekrutmen yang bersih dan tidak tergoda jalan pintas yang justru berpotensi merugikan diri sendiri dan keluarga.
Sumber: Pendim 0415/Jambi










