SRIWIJAYADAILY.COM – Unjuk rasa jilid II yang berlangsung di Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi pada Senin (1/9/2025) berakhir tertib. Massa aksi menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset dan pembubaran DPRD Provinsi Jambi.
Aksi ini diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar SMA dan mahasiswa. Setelah menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Meski sempat terjadi ketegangan, aparat gabungan TNI-Polri dari Polda Jambi, Polresta Jambi, Kodim 0415, Korem, dan Brimob Polda Jambi berhasil menenangkan situasi.
Letkol Inf Putera Negara, Dandim 0415 Jambi, berinteraksi langsung dengan demonstran, terutama pelajar. Ia menyempatkan berfoto dan bersalaman sebelum mereka meninggalkan lokasi.
“Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya adik-adik mahasiswa dan pelajar SMA serta SMP. Semua berjalan aman dan tertib,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, koordinasi dengan Ketua DPRD dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus menjaga keamanan. “Semuanya berjalan sesuai harapan. Anak-anak pulang dengan wajah gembira,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Dandim Putera Negara berharap Jambi menjadi kota aman, damai, dan nyaman bagi semua warga. Pendekatan persuasif TNI-Polri dalam mengawal aksi ini menjadi contoh efektifnya komunikasi dan dialog untuk menciptakan ketertiban sekaligus menyalurkan aspirasi publik.
(Jagattaniwara54)










