Muaro Jambi, SriwijayaDaily.com — Upaya percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Muaro Jambi kembali dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Ridan, Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Sekernan, Kamis, 27 November 2025. Rapat dipimpin Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, dan dihadiri Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara, Kajari Muaro Jambi, Sekda, para camat, serta kepala desa.
Rapat tersebut mengupas secara rinci berbagai hambatan teknis di lapangan, mulai dari desa yang belum memiliki lahan, lokasi yang tidak memenuhi kriteria, hingga lahan yang masih berstatus sengketa atau berada di bawah kepemilikan perusahaan swasta maupun BUMN. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya memastikan kejelasan status lahan agar program strategis nasional ini tidak terhambat.
Dalam paparannya, Dandim 0415/Jambi menyampaikan perkembangan terbaru pembangunan gerai KDKMP. Dari total 155 desa di Kabupaten Muaro Jambi, sebanyak 71 desa telah masuk ke dalam portal pendataan, sementara 84 desa lainnya belum. Saat ini 20 lokasi sedang dalam proses pembangunan, dan 135 lainnya masih menunggu tindak lanjut. Ia menekankan perlunya kesamaan langkah antara TNI, pemerintah daerah, dan desa agar program berjalan tanpa hambatan.
Sejumlah keputusan lahir dari rapat tersebut. Pemerintah daerah membuka opsi pemanfaatan aset milik Pemda, termasuk lahan pasar, selama tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Desa yang tidak memiliki lahan diminta melakukan pendekatan kepada perusahaan sekitar untuk kemungkinan hibah aset. Regulasi juga memungkinkan pembangunan gerai dengan sistem sewa. Desa yang berpenduduk sedikit dapat digabungkan dalam satu gerai KDKMP.
Kodim 0415/Jambi menyatakan siap mendukung percepatan pembangunan, termasuk melalui deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi kerawanan di lapangan. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh hambatan administratif maupun teknis secara bertahap.**










