Jambi, SRIWIJAYADAILY – Bullying dan kenakalan remaja menjadi dua persoalan sosial yang berdampak luas, tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi pelaku, saksi, dan lingkungan sekitarnya. Menyadari pentingnya pencegahan dini, aparat kewilayahan turut berperan aktif dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan berempati.
Babinsa Kelurahan Eka Jaya Koramil 415-10/Jambi Selatan Kodim 0415/Jambi, Serda Arif Winarto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan (Bullying) dan Kenakalan Remaja yang digelar di Yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Mandiri, RT 27 Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap dampak buruk bullying sekaligus membangun karakter positif di lingkungan pendidikan. Hadir dalam acara tersebut Lurah Eka Jaya Junaidi, S.E., Ketua Yayasan PKBM Hj. Mustawin, S.Pd.I., para guru, tenaga pendidik, dan Ketua Komite Hendra, sebagai wujud dukungan lintas unsur dalam membentuk generasi berkarakter kuat.
Serda Arif Winarto mengatakan, sosialisasi ini penting untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada para siswa. “Kami memberikan dorongan agar anak-anak menumbuhkan empati, rasa hormat, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan karakter itu, akan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencegahan bullying bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. “Bullying bukan tanda kekuatan, melainkan kelemahan moral. Karena itu, sikap saling menghormati dan toleransi harus menjadi budaya sejak dini,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman antara siswa dan narasumber. Melalui pendekatan edukatif, sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bebas perundungan, dan penuh rasa saling menghormati.**










