Purna Tugas Bukan Purna Pengabdian, Api Perjuangan PEPABRI Tak Boleh Padam BSPP PEPABRI Kota Jambi Rawat Persaudaraan, Besuk Peltu Purn Muryanto di Rumah Sakit DIRGAHAYU PEPABRI KE 67: “MENGUATKAN API PERJUANGAN DAN PERSATUAN BANGSA” Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Karhutla di Tebo, Konservasi Gajah Jadi Perhatian Ketika Persaudaraan Menjadi Kekuatan: BSPP PEPABRI Jambi Hadir untuk Anggota

Home / Nasional

Senin, 5 September 2022 - 19:29 WIB

Bonceng Istri Hamil 6 Bulan, Pratu RW Diserempet dan Dikeroyok Preman

SRIWIJAYADAILY.CO.ID, JAKARTA – Pratu RW anggota Yonif MR 411/6/2 Kostrad mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian wajah serta harus dirawat di RST Dr. Asmir Salatiga, setelah dikeroyok oleh lima pemuda bertato dan dalam pengaruh minuman keras di Pasar Blauran Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kamis, (1/9/2022).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat,(2/9/2022) membenarkan terjadinya pengeroyokan terhadap Pratu RW oleh lima pemuda yang diduga preman tersebut.

Baca :  Hadapi Musim Kemarau, Danrem 042/Garuda Putih Dipercaya Pimpin Satgas Karhutla Jambi 2026

Kadispenad menyampaikan bahwa kejadian tersebut berawal saat Pratu RW yang membonceng istrinya sdri. D yang sedang hamil 6 bulan menuju Pasar Blauran diserempet kendaraan Pickup Suzuki Carry yang dikendarai sdr. Argo Wahyu Pamungkas beserta 4 orang temannya. Pratu RW sempat dibentak, namun yang bersangkutan tidak menghiraukan dan sesampainya di Pasar Blauran, Pratu RW dihentikan oleh sdr. Argo Wahyu Pamungkas serta melakukan pengeroyokan bersama keempat temannya tersebut.

Baca :  Dari Doa di Tanah Suci Hingga Gerbang Pengabdian Negeri: Kisah M. Raffi Berlian Setiawan Menuju Calon Taruna AU

Istri Pratu RW yang panik dan ketakutan melihat suaminya dikeroyok dan tersungkur di jalan, meminta pertolongan di WAG leting suaminya yang kemudian melakukan pencarian dan menemukan pelaku pengeroyokan kemudian membawanya ke Yonif MR 411/6/2 Kostrad dan selanjutnya dibawa ke RST Dr. Asmir Salatiga karena mengalami luka-luka. Setelah mendapatkan perawatan, pada Jumat (2/9/2022) satu orang pengeroyok (Argo Wahyu Pamungkas) dinyatakan meninggal dunia dan 4 orang lainnya masih menjalani pengobatan di RST Dr. Asmir Salatiga.

Baca :  Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Pilihan Fans, Bukan Sekadar Statistik

“Kejadian ini sedang ditangani oleh Denpom IV/3 Salatiga yang berkoordinasi dengan pihak Polres Salatiga untuk proses lebih lanjut,” pungkas Tatang. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas TMMD Ke-118 Kodim Belitung Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

Nasional

Koperasi Kodim Biak Numfor Gelar RAT Tutup Buku Tahun 2021

Nasional

Babinsa dan Jamaah Masjid Ilham Bangun Harmoni Lewat Silaturahmi dan Ibadah

Nasional

Program TMMD Berdampak Positif Bagi Warga Dalam Mengatasi Kesulitan Air Bersih

Nasional

Antisipasi Bangsit, Danrem Wijayakusuma Cek Kesiapsiagaan Satuan Denbekang dan Denpal Sokaraja

Nasional

KRI FKO-368 Raih Gelar The Power Host Of MTF

Nasional

Lewat Pagelaran Seni Budaya, Kasad Ajak Warga Pangandaran Ciptakan Pemilu Damai

Nasional

Ini Alasan Desa Kembang Seri Baru Ditunjuk Sebagai Sasaran Program TMMD ke 115 Kodim 0415 Jambi