Babinsa Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Mersam Inovasi Batik Tapis, Upaya Menjaga Tradisi Lampung Tetap Relevan Figur Muda dan Profesional Warnai PAN Kota Jambi Ngopi Pagi di Jambi: Dari Kepemimpinan RT hingga Strategi Bisnis Babinsa Kembang Tanjung Tanamkan Disiplin dan Karakter Siswa Sejak Dini

Home / Daerah

Senin, 1 September 2025 - 09:34 WIB

Bedah Buku LDII Jambi: Moderasi Beragama dan Nilai Kebajikan Jadi Sorotan

SRIWIJAYADAILY.COM – Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi pada Sabtu (30/8/2025) dipenuhi suasana intelektual dan kebersamaan. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi menggelar Bedah Buku “Nilai-nilai Kebajikan Jamaah LDII” karya Dr. Ahmad Ali, MD, MA. Acara ini dipandu moderator Dr. Yunan Surono, SE, MM serta dihadiri tokoh agama, akademisi, dan pemerhati literasi.

Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Fatahudin, S.Ag., M.Fil., membuka acara dengan menegaskan pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa. “NKRI adalah konsensus nasional yang dibangun para founding father, sebagian besar ulama dan tokoh agama. Maka tugas kita adalah mengembangkan konsep moderasi beragama,” ucapnya.

Baca :  Golkar Kota Jambi Buka Pintu Perebutan Kursi Ketua

Fatahudin menyebut empat pilar moderasi beragama: toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, serta sikap akomodatif terhadap budaya lokal. “Toleransi artinya menghargai perbedaan tanpa mengganggu keyakinan orang lain. Moderasi juga menolak kekerasan, menguatkan komitmen pada Pancasila dan UUD 1945, serta menyesuaikan diri dengan konteks budaya multikultur,” tambahnya.

Bedah buku ini tak sekadar membedah isi karya Dr. Ahmad Ali, tetapi juga menumbuhkan budaya literasi kritis. Peserta diajak berdialog, menganalisis, sekaligus memberi masukan konstruktif.

Baca :  Danrem 043/Gatam Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit

Ketua DPW LDII Jambi, Rahmat Nuruddin, menyebut kegiatan ini bagian dari ikhtiar LDII membangun citra positif. “Alhamdulillah, LDII terus berbenah. Kami sadar masih ada pandangan negatif, tapi lewat kegiatan seperti ini, masyarakat bisa menilai lebih objektif dan menerima LDII dengan baik,” katanya. Ia mengibaratkan perubahan stigma itu seperti kebiasaan menyebut satu merek air mineral meski produk berbeda: sulit, tapi bukan mustahil.

Baca :  Sambut Idul Fitri, Korem 042/Gapu Gelar Bazar Ramadhan untuk Masyarakat

Dua tokoh penting hadir sebagai pembahas: Prof. DR. Bahrul Ulum, MA (Rektor ITS NU Jambi) dan Prof. Drs. H. M. Hasbi Umar, MA, Ph.D (Ketua FKUB Provinsi Jambi). Keduanya menekankan bahwa literasi kebajikan dalam buku tersebut dapat menjadi landasan untuk memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa.

Diskusi berlangsung hangat, peserta antusias. Dengan semangat literasi dan dakwah, kegiatan ini menjadi momentum memperluas wawasan, memperkuat nilai kebajikan, sekaligus memperkokoh harmoni di bumi Pertiwi.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Ruko Semi Permanen di Pasar KM 2,5 Kelurahan Tebing Tinggi Terbakar

Daerah

Kemenhub Uji Coba Pemanduan Elektronik Pertama di Perairan Sungai Musi

Daerah

Siswa SMP dan SMA Abdurab Terpapar Corona, Aktivitas Sekolah Ditutup

Artikel

Ketua KONI Ideal: Integritas di Atas Ambisi, Prestasi di Atas Politik

Daerah

BLT Minyak Goreng Rp300 Ribu Diberikan ke 20,5 Juta Keluarga dan 2,5 Juta PKL

Daerah

Jembatan Citatang di Cianjur Amblas

Daerah

Gotong Royong Jelang Idul Adha, LDII Tambaksari Teguhkan Nilai Kebersamaan

Daerah

Prajurit Satran Koarmada II Latihan Deteksi Bawah Air