Ma Bulian, SRIWIJAYADAILY – Menjalin hubungan harmonis dengan warga merupakan bagian penting dalam tugas seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pembinaan teritorial. Salah satu cara yang terus dilakukan adalah melalui komunikasi sosial (komsos), sebagai sarana mempererat interaksi, kerja sama, dan kekompakan antara TNI dan masyarakat.
Babinsa Desa Selat, Koramil 415-04/Ma Bulian Kodim 0415/Jambi, Sertu Abd Rochim, melaksanakan kegiatan komsos bersama tokoh agama di RT 10 Sungai Anak, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan, terutama di tengah keberagaman masyarakat desa.
“Melalui komunikasi sosial seperti ini, kami ingin mengajak para tokoh agama untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dan menjadi teladan dalam memperkuat persatuan umat,” ujar Sertu Abd Rochim.
Ia menegaskan, tokoh agama memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter masyarakat serta menjadi simbol pemersatu umat. Karena itu, kolaborasi antara Babinsa dan tokoh agama menjadi langkah penting untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.
Selain memperkuat kerukunan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI hadir tidak hanya menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendukung stabilitas sosial dan membangun nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kehadiran Babinsa bukan semata menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga persaudaraan dan gotong royong. Dengan dukungan tokoh agama, kami yakin suasana rukun dan harmonis di masyarakat dapat terus terjaga,” tambahnya.
Komsos yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini mendapat sambutan positif dari tokoh agama dan warga setempat. Mereka mengapresiasi kepedulian Babinsa yang aktif hadir di tengah masyarakat dan selalu menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta kehidupan sosial yang damai, solid, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.**










