Muaro Jambi, SRIWIJAYADAILY — Program Inovasi Desa (PID) menjadi langkah strategis untuk menggali potensi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan TNI menjadikan program ini sebagai motor penggerak kemajuan desa menuju pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan dan sosialisasi PID diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himdag) Fakultas Pertanian Universitas Jambi di Balai Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (23/10/2025).
Acara dihadiri Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Kodim 0415/Jambi, Peltu Eka Chandra Kirana, yang mewakili Danramil. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan pembangunan desa yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan.
“Program ini sangat positif karena menghadirkan solusi langsung dari generasi muda terdidik untuk membantu masyarakat desa mengembangkan potensi pertanian dan agribisnis. Kami dari TNI siap mendukung penuh setiap langkah yang membawa kemajuan bagi rakyat,” ujar Peltu Eka Chandra Kirana.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga transformasi mindset masyarakat agar lebih inovatif dan mandiri. TNI melalui Babinsa bertugas menjadi penghubung antara mahasiswa dan warga, memastikan kegiatan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Acara tersebut juga dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, perwakilan Kecamatan Mestong, serta mahasiswa Universitas Jambi. Para peserta antusias menyimak pemaparan tim pelaksana Himdag mengenai berbagai peluang pengembangan pertanian berbasis teknologi tepat guna.
“Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan TNI, kita optimistis Sebapo bisa menjadi desa percontohan yang mandiri dan berdaya saing,” tambah Peltu Eka.
Program Inovasi Desa di Sebapo diharapkan menjadi katalis bagi desa-desa lain di Kabupaten Muaro Jambi untuk turut berinovasi dan mengembangkan potensi lokal. Kolaborasi erat antara semua elemen bangsa memastikan desa menjadi subjek utama kemajuan bangsa.**










