Jambi – Kesehatan ibu dan anak merupakan faktor penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Untuk mendukung hal ini, peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat kewilayahan, sangat dibutuhkan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, Babinsa Kelurahan Payo Selincah, Serma Turut, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus mendampingi kader Posyandu di halaman Kantor Lurah Payo Selincah, Jalan Majapahit RT 01, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Selasa (02/06/2026).
Kegiatan ini mendukung pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta memperkuat sinergi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, kader kesehatan, dan masyarakat. Posyandu setempat rutin memberikan layanan seperti pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin bagi anak-anak.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, pencegahan stunting, pemenuhan gizi seimbang, dan penyuluhan kesehatan keluarga untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini.
Kegiatan ini dihadiri Lurah Payo Selincah Dedy Akbar, SE, beserta ibu-ibu PKK yang aktif mendukung program kesehatan masyarakat. Serma Turut membantu kader Posyandu melakukan pendataan kesehatan warga, termasuk kondisi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta data lainnya untuk evaluasi dan tindak lanjut pelayanan kesehatan.
“Kehadiran kami adalah bentuk dukungan terhadap Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan fasilitas yang ada demi kesehatan keluarga,” ujar Serma Turut. Ia juga mengajak warga rutin mengikuti kegiatan Posyandu agar masalah kesehatan dapat dideteksi dan ditangani lebih awal.
Keberhasilan program kesehatan tidak hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Dengan pendampingan dan sinergi Babinsa, pemerintah kelurahan, kader Posyandu, dan masyarakat, diharapkan pelayanan kesehatan lebih optimal, angka stunting menurun, dan tercipta generasi sehat, kuat, dan berkualitas sebagai modal pembangunan bangsa di masa depan.










