SRIWIJAYADAILY.COM – Minilokakarya lintas sektor merupakan forum strategis yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah untuk membahas isu penting yang menyangkut kepentingan publik. Salah satunya adalah persoalan stunting, yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah.
Dalam rangka menekan angka stunting, Babinsa Koramil 415-12/Pasar Serma Zaro’i bersama Bati Wanwil Peltu Repelino menghadiri Minilokakarya Lintas Sektor Kecamatan Pasar Jambi Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Pasar, Jalan Dr. Sutomo No. 13, RT 01 Kelurahan Pasar, Selasa (30/9/2025).
Acara dibuka oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Pasar sebagai tindak lanjut strategi percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut. Dalam kesempatan ini, Koramil Pasar menegaskan dukungannya terhadap seluruh upaya yang dilakukan bersama lintas sektor demi menekan angka stunting.
Kepala Puskesmas Koni, dr. Mefi, dalam paparannya menyampaikan bahwa angka stunting di Kecamatan Pasar pada tahun 2025 menunjukkan tren penurunan. Hal ini tidak lepas dari kerja keras bersama, baik melalui sosialisasi, edukasi gizi, maupun pendampingan kepada keluarga rentan.
“Di Kecamatan Pasar saat ini memang tidak ditemukan kasus gizi buruk. Namun, masih ada anak yang terdeteksi mengalami kurang gizi, terutama karena faktor ekonomi sebagian warga yang memprihatinkan,” jelas dr. Mefi.
Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan pemerintah dapat tepat sasaran dan benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komitmen seluruh pihak semakin kuat, mulai dari pemerintah, TNI, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, dalam mencegah stunting. Harapannya, anak-anak Indonesia khususnya di Kecamatan Pasar dapat tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman kekurangan gizi.**










