Babinsa Bantu Pemadaman Kebakaran Rumah Warga di Paal Merah, Api Diduga Akibat Korsleting Listrik Babinsa Hadiri Pelepasan Siswa SDN 10/IV Kota Jambi, Dorong Semangat Lanjutkan Pendidikan Babinsa Dampingi Penutupan TPS di Selamat, Program Kampung Bahagia Didorong Berbasis Warga Mengungkap Fakta Di Balik Insiden Munisi Nyasar Di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Deka Piro Sandira Pimpin Ziarah Rombongan Sambut HUT ke-80 Pomad

Home / TNI-POLRI

Sabtu, 1 Maret 2025 - 17:52 WIB

Kasad Terima Ransus Maung dari Menhan, Perkuat Mobilitas Satuan TNI AD

BANDUNG – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi menerima kendaraan khusus (Ransus) Maung dari Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara serah terima di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025).

Penyerahan ini merupakan bagian dari pengadaan 4.000 unit kendaraan operasional oleh Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan mobilitas TNI dan Polri. Pada tahap kedua, sebanyak 700 unit diserahkan kepada TNI dan Polri, termasuk untuk TNI AD yang akan menggunakannya dalam berbagai operasi pertahanan negara.

Baca :  Delapan Dekade Persit, Peran Pendamping Prajurit Kian Strategis

Acara ini turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengadaan kendaraan ini merupakan pemanfaatan anggaran negara yang berasal dari rakyat demi pemenuhan alutsista guna memperkuat pertahanan.

“Pemerintah terus berkomitmen mendukung operasional TNI dan Polri sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara. Kendaraan ini akan digunakan mulai dari tingkat pusat hingga Babinsa dan Babinkamtibmas di desa-desa,” ujar Menhan.

Baca :  Kebersamaan di Bulan Suci, TNI dan Warga Wujudkan Jalan Penghubung Desa

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengapresiasi dukungan pemerintah dalam modernisasi kendaraan operasional TNI AD. Menurutnya, Maung MV3 dengan kemampuan off-road tinggi serta perlindungan balistik sangat cocok untuk mendukung berbagai operasi, termasuk pengamanan wilayah, patroli perbatasan, hingga misi khusus.

Maung MV3 merupakan produk industri pertahanan nasional yang sepenuhnya dirancang dan diproduksi oleh PT Pindad. Ransus Maung yang diserahkan terdiri dari tiga varian: Spartan, Hard Top, dan Soft Top, dengan konfigurasi yang dapat disesuaikan, termasuk opsi senjata kaliber 7,67 mm dan teknologi komunikasi modern.

Baca :  Komsos Humanis, Babinsa Rangkul Tukang Ojek sebagai Mitra Informasi di Danau Sipin

Menariknya, penyerahan kendaraan ini bertepatan dengan peringatan Serangan Umum 1 Maret, sebuah momen bersejarah dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan NKRI. Hal ini menegaskan bahwa modernisasi alutsista merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pertahanan negara.

Sebagai simbol serah terima, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin juga menyerahkan miniatur Ransus Maung kepada Panglima TNI dan Kapolri, yang kemudian diteruskan kepada para Kepala Staf Angkatan. Momen ini menegaskan komitmen pemerintah, industri pertahanan nasional, serta TNI-Polri dalam memperkuat ketahanan nasional melalui kemandirian alutsista.

Sumber: Dispenad

Share :

Baca Juga

TNI-POLRI

Wabup Muaro Jambi dan TNI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Kumpeh

TNI-POLRI

Melalui Musrenbang, Babinsa Thehok Perkuat Sinergi Pembangunan Kelurahan

TNI-POLRI

Babinsa Paal Lima Dampingi Mediasi Kasus Kumpul Kebo, Tegakkan Norma Sosial di Tengah Masyarakat

TNI-POLRI

Kodam XXI/Radin Inten Lepas Bantuan Pasca Bencana ke Aceh

TNI-POLRI

Toko Bangunan Jadi Sasaran Komsos, Babinsa Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Bangunan di Sungai Asam

TNI-POLRI

Babinsa Muara Tembesi Rangkul Pemuda Lewat Komsos, Perkuat Keamanan Lingkungan

TNI-POLRI

Danramil Sebapo Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan Lewat Koperasi Merah Putih

TNI-POLRI

Danrem 043/Gatam Berikan Wawasan Kebangsaan kepada 4.000 Mahasiswa Baru Unila 2025