Muaro Jambi – Momentum 10 Muharram 1447 H yang jatuh pada Minggu malam, 6 Juli 2025, dimaknai masyarakat Desa Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, sebagai ajang muhasabah dan perkuat nilai-nilai keislaman. Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, ratusan warga mengikuti pengajian akbar yang digelar di RT 05 desa tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini Babinsa Desa Danau Lamo dari Koramil 415-05/Sengeti Kodim 0415/Jambi, Serka Tri Haryono, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. Kebersamaan dalam momen religius seperti ini tak hanya mempererat jalinan silaturahmi, tetapi juga menegaskan peran TNI sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Kehadiran saya di sini bukan hanya sebagai Babinsa, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan pentingnya momen spiritual ini. Ini juga bagian dari pembinaan teritorial berbasis keagamaan,” tutur Serka Tri Haryono.
Pengajian ini menjadi tradisi tahunan warga yang selalu disambut dengan antusias. Sekitar 600 warga dari tujuh RT hadir memenuhi lokasi pengajian. Acara turut dihadiri oleh Kepala Desa Isnail Ahmad, Bhabinkamtibmas, Ketua Adat Bapak Idham Arif, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Tarmizi mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan bulan Muharram sebagai momen memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan. Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat hijrah sebagai landasan membangun kehidupan sosial yang lebih baik dan bermartabat.
“Mari jadikan Muharram sebagai titik balik menuju pribadi yang lebih baik, penuh kepedulian, dan menjunjung tinggi persatuan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu contoh nyata kemanunggalan antara aparat dan warga yang saling mendukung dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan keagamaan. (Dimjbi/jt54)










