Mersam, SriwijayaDaily.com — Dalam ruang kantor desa yang sederhana namun ramai oleh suara warga, Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) kembali menjadi panggung utama penyusunan arah pembangunan Sungai Ruan Ilir untuk tahun mendatang. Forum ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan tempat menentukan masa depan desa lewat keputusan-keputusan yang lahir dari partisipasi warga sendiri.
Babinsa Sungai Ruan Ilir Koramil 415-02/Mersam Kodim 0415/Jambi, Sertu Aris Munandar, hadir mengikuti jalannya diskusi sejak awal. Kehadirannya bukan untuk mengambil alih panggung, melainkan memastikan bahwa proses perencanaan pembangunan berjalan tertib, realistis, dan mampu menjawab kebutuhan warga. Ia menegaskan pentingnya menjadikan Musrenbangdes sebagai ruang terbuka tempat masyarakat bisa menyuarakan gagasan mereka tanpa jarak. “Partisipasi warga adalah fondasi pembangunan yang benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Di forum itu, pembahasan berlangsung dinamis: mulai dari prioritas kebutuhan, kemungkinan anggaran, hingga penentuan program yang paling mendesak untuk dilaksanakan pada 2026. Musrenbangdes dinilai semakin matang karena warga kini lebih memahami manfaatnya — pengambilan keputusan bersama, penguatan kelembagaan desa, dan penetapan prioritas pembangunan yang tidak sekadar formalitas.
Di tengah diskusi, Babinsa bersama Kapolsek Maro Sebo Ulu menyampaikan imbauan keamanan dan pentingnya menjaga harmoni sosial, mengingat pembangunan yang baik hanya dapat tumbuh di lingkungan yang tenteram.
Salah satu agenda strategis yang mengemuka adalah pembangunan jalan di pematang sawah. Usulan ini mendapat perhatian luas, karena dianggap mampu menggerakkan roda ekonomi desa — memudahkan petani mengangkut hasil panen, sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Musrenbangdes di Sungai Ruan Ilir kembali menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh jauh dari suara warganya. Dengan forum yang terbuka dan pengawalan dari aparat kewilayahan seperti Babinsa, diharapkan arah pembangunan tahun 2026 lebih terukur, inklusif, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.**










