SRIWIJAYADAILY.COM – Di sebuah sudut RT 05, Kelurahan OKH, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, suasana Minggu pagi (21/9/2025) tampak akrab. Serka Iduarman, Babinsa Koramil 415-12/Pasar, berbincang santai dengan warga. Sekilas, percakapan itu mirip obrolan biasa. Namun di baliknya, tersimpan fungsi strategis TNI dalam merawat kedekatan dengan masyarakat.
Komsos (Komunikasi Sosial) bukan sekadar ajang silaturahmi. Ia adalah metode halus TNI untuk membangun kepercayaan, menyerap aspirasi, sekaligus membaca tanda-tanda perubahan sosial di lingkup terkecil: kampung. Dari perbincangan ringan tentang harga sembako, keamanan lingkungan, hingga keluhan soal drainase, Babinsa mencatat dengan saksama.
“Dengan berinteraksi langsung, kita bisa mengetahui situasi wilayah sekaligus mendengar aspirasi masyarakat,” ujar Serka Iduarman. Pernyataannya seolah menegaskan peran ganda Babinsa: penghubung negara dengan rakyat, sekaligus penjaga stabilitas di tingkat akar rumput.
Bagi TNI, Komsos adalah bagian dari pembinaan teritorial. Babinsa hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, melainkan sahabat rakyat. Mereka mendukung ketahanan pangan, mendorong gotong royong, hingga memberikan pendampingan sosial.
“Babinsa dituntut untuk senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat. Dengan begitu, komunikasi sosial dapat berjalan baik, sehingga hubungan antara TNI dan rakyat semakin erat,” jelas Danramil setempat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan seperti ini membawa pesan ganda: rasa aman bagi warga sekaligus bukti kemanunggalan TNI dan rakyat. Jika kedekatan ini terus terjaga, maka terbangun pula fondasi ketahanan wilayah yang kokoh.**










