Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Perkuat Kedekatan dengan Pemuda Desa Melalui Komsos di Lokasi Pembangunan Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Babinsa Koramil 415-03/Muara Tembesi Gelar Komsos Bersama Warga SEJARAH, VISI, MISI, TUJUAN, DAN BIDANG KEGIATAN PEPABRI Rosyid Jurnalis, Sosok Multitalenta yang Menginspirasi di Jambi Dukung Program Kampung Bahagia, Babinsa Kebun Handil Hadiri Rapat Koordinasi Penutupan TPS Serentak

Home / Nasional

Minggu, 17 Juli 2022 - 15:29 WIB

Aksi Biadab Dan Kejam Gerombolan KST Di Nduga Tewaskan Warga Sipil Dan Pendeta

DOK. Salah satu korban kekejaman dari gerombolan KST Nduga saat dievakuasi dengan heli Caracal milik TNI AU./FOTO : PENDAM CENDERAWASIH

DOK. Salah satu korban kekejaman dari gerombolan KST Nduga saat dievakuasi dengan heli Caracal milik TNI AU./FOTO : PENDAM CENDERAWASIH

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Aksi biadab dan kekejaman gerombolan Kelompok SeparatisnTeroris (KST) Nduga kepada warga sipil kembali terjadi di Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kab. Nduga pada Sabtu (16/7) pagi.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya menduga aksi dilakukan oleh kelompok KST pimpinan Army Tabuni.

“Laporan awal menyebutkan jumlah mereka diperkirakan sekitar 20 orang dan menggunakan 8 pucuk senjata api untuk melakukan penjarahan, penembakan dan pembunuhan terhadap masyarakat pendatang yang melintas dan berjualan di kios di Kampung Nonggoloit,” ujarnya.

Dari peristiwa ini sebanyak 12 orang masyarakat sipil menjadi korban. 10 orang meninggal dunia dan 1 orang luka berat serta 1 orang luka ringan.

Baca :  Babinsa Desa Awin Perkuat Sinergi dengan Aparat Desa Lewat Komsos

Danrem mengungkapkan bahwa diantara korban meninggal dunia terdapat 1 orang masyarakat Orang Asli Papua (OAP) yang diketahui sebagai Pendeta di Kampung Nonggoliat yang bernama Pendeta Elias Erbaye.

“Kita mengecam aksi biadab dan keji ini hingga merenggut banyak nyawa masyarakat sipil termasuk seorang pelayan Tuhan yang seharusnya dihormati dan dilindungi dari tindak kekerasan. Kalau pelayan Tuhan saja berani dibunuh secara sadis, apakah masih bisa dikatakan orang tersebut beriman,” ujar Danrem 172/PWY.

Danrem menyampaikan bahwa pendeta Elias Erbaya meregang nyawa setelah dibacok dan menerima tembakan dari KKB. Jenazah saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dan akan dimakamkan di Distrik Kenyam.

Baca :  ISPO Didorong Jadi Standar Global, Sawit Indonesia Tembus USD 36,4 Miliar

Sementara untuk korban lainnya, kata Danrem, sore ini Sabtu (17/7) telah dievakuasi menggunakan alat angkut udara menuju Timika.

“Kita sudah melaksanakan evakuasi dengan berkoordinasi bersama Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua, Korem 174/ATW serta Danlanud Timika untuk melaksanakan proses evakuasi korban menggunakan Heli Caracal TNI AU dan Heli Bell Polri dari Distrik Kenyam menuju Timika,” jelasnya.

Adapun 2 korban luka-luka dievakuasi dengan menggunakan Heli Bell Polri, 3 korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan Pesawat Rimbun Air dari Polda, 6 korban MD dievakuasi dengan menggunakan Heli Caracal milik TNI AU dan 1 korban telah diambil keluarganya guna dimakamkan di Kenyam Kabupaten Nduga.

Terakhir Danrem 172/PWY menyatakan bahwa aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Kodim Pegubin Yonif PR 431/SSP, Personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Nduga telah bersiaga di tempat kejadian Kampung Nonggoloit untuk mengantisipasi aksi lanjutan dari KKB.

Baca :  Babinsa Ikut Gotong Royong, Bersihkan Jalan dan Parit di Jelutung

Adapun nama-nama korban meninggal dunia yaitu Daeng Maramhli (42) Ustadz di Kampung Nonggoloit, Pdt. Elias Erbaye (54) Pendeta Kampung Nonggolait, Yulius Watu (23) Swasta, Habertus Goti (23) Swasta, Taufah Amir (42) Swasta, Johan (26) Swasta, Alex (45) Swasta, Sirajudin (27) Swasta, Yuda Gurusinga (42) Swasta dan Mahmud Ismaul (50) Supir Bupati Nduga. Sementara Luka berat yaitu Hasjon (41) Swasta, dan luka ringan akibat rekoset peluru dialami Sudarmintao pekerjaan Swasta.

Otentifikasi : Pendam XVII/Cenderawasih.

Share :

Baca Juga

Nasional

Semangat Kebangsaan, Kunci Kekuatan Bangsa dalam Keberagaman

Nasional

Satgas Yonif 125/SMB Bangun Taman Wisata Dan Budi Daya Anggrek Untuk Masyarakat Wonggi

Nasional

Babinsa Teluk Jambu Bermitra Dengan Warga Binaan Merintis Usaha Ternak Kambing

Nasional

Upacara Bendera 17 Juli 2024: Panglima TNI Peringatkan Ancaman Siber dan Judi Online

Nasional

Babinsa Koramil 415-02/Mersam Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di Desa Peninjauan

Nasional

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pasang Sepanduk Himbauan Karhutla di Desa Tanjungkatung

Nasional

Kasad Pimpin Sertijab 3 Pejabat TNI AD, Brigjen TNI Kristomei Sianturi Jabat Kadispenad

Nasional

Momen Hari Anak Sedunia, Dandim 0413/Bangka Besuk Syifa Nur Ahlina