Lewat Pendekatan Humanis, TNI AD Antar Dua Eks Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI Danramil 415-07/Pelayangan Hadiri Pembukaan MTQ, Tegaskan Komitmen Dukung Generasi Qurani Babinsa Koramil 415-13/Sebapo Pererat Silaturahmi dengan Warga Tempino Melalui Komsos Babinsa Koramil 415-10/Jambi Selatan Hadiri Forum Ketua RT, Perkuat Sinergi Membangun Lingkungan Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha, Tiga Pilar Kunjungi Hotel di Wilayah Sungai Asam

Home / Olahraga

Senin, 20 Juli 2026 - 10:39 WIB

Air Mata Sang Juara, Benarkah Ini Akhir Perjalanan Lionel Messi Bersama Argentina?

BOLA SRIWIJAYADAILY – Peluit panjang di Stadion MetLife, New Jersey, bukan hanya menandai berakhirnya Final Piala Dunia 2026. Bagi jutaan pencinta sepak bola di seluruh dunia, momen itu juga terasa seperti penutup sebuah era. Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol 0-1 setelah perpanjangan waktu, sementara Lionel Messi meninggalkan lapangan dengan mata berkaca-kaca.

Tangis Messi seolah berbicara lebih banyak daripada kata-kata. Di usia 39 tahun, sang kapten telah memberikan segalanya demi mempertahankan mahkota juara dunia yang diraih Argentina pada 2022. Namun, kali ini kisah indah itu harus berakhir dengan medali perak.

Sejak sebelum laga final dimulai, spekulasi mengenai masa depan Messi sudah berembus kencang. Sebuah unggahan bertuliskan “The Last Tango” memunculkan dugaan bahwa final melawan Spanyol akan menjadi tarian terakhirnya bersama Tim Tango di panggung dunia.

Baca :  Lionel Messi Samai Rekor Cafu, Tampil di Tiga Final Piala Dunia

Meski demikian, hingga kini Messi belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai pensiun dari tim nasional Argentina. Ia memang pernah menyebut Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhirnya, tetapi belum memastikan apakah ia benar-benar mengakhiri karier internasional setelah final tersebut.

Apa pun keputusan yang akan diambil, warisan Lionel Messi bersama Argentina sudah terukir dalam tinta emas sejarah sepak bola.

Ia mengakhiri penantian panjang Argentina dengan menjuarai Copa América 2021, kemudian mengangkat trofi Finalissima 2022. Puncaknya tentu saja ketika membawa Albiceleste menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Empat tahun kemudian, ia kembali mengantar negaranya ke final Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemain yang telah memasuki usia senja dalam dunia sepak bola.

Baca :  Babinsa Pematang Sulur Perkuat Sinergi Melalui Komsos dengan Tokoh Masyarakat

Lebih dari sekadar gelar, Messi mengubah mentalitas Argentina. Ia yang dulu kerap dikritik karena dianggap gagal menyamai kejayaan Diego Maradona, kini justru dipuja sebagai simbol kebangkitan generasi emas Albiceleste.

Ironisnya, kisah Messi bersama tim nasional juga pernah hampir berakhir pada 2016. Setelah kalah di final Copa América Centenario, ia sempat mengumumkan pensiun dari tim nasional. Namun cinta kepada negaranya membawanya kembali mengenakan seragam biru-putih, hingga akhirnya mempersembahkan berbagai trofi bergengsi bagi Argentina.

Karena itulah, para pendukung Argentina masih berharap sejarah bisa kembali terulang. Mereka berharap air mata di New Jersey bukanlah ucapan selamat tinggal, melainkan hanya luapan emosi setelah kekalahan yang menyakitkan.

Baca :  Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Empat Bintang Berebut Gelar Top Skor

Namun, jika memang pertandingan melawan Spanyol menjadi laga terakhir Messi bersama Argentina, maka dunia sepak bola telah menyaksikan penutupan salah satu karier internasional paling agung sepanjang masa.

Dari bocah bertubuh mungil asal Rosario hingga menjadi kapten yang mengangkat Piala Dunia, perjalanan Lionel Messi telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Ia membuktikan bahwa kehebatan bukan hanya diukur dari jumlah trofi, tetapi juga dari ketekunan, kesetiaan, dan kemampuan bangkit setelah berkali-kali jatuh.

Suatu hari nanti, nomor 10 Argentina akan kembali dikenakan pemain lain. Akan tetapi, bagi banyak penggemar sepak bola, sosok Lionel Messi akan selalu menjadi definisi sejati dari kata legenda. (Red)

Penulis: Firdaus

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kejurprov Tinju Amatir Jambi 2025 Resmi Menggelegar, Beny Pane Tekankan Sportivitas Atlet

Olahraga

PLBSI Provinsi Jambi Gelar Rakerprov Perdana, Bahas Persiapan Agenda Tahun 2025

Olahraga

Budi Setiawan Harapkan Gatsu Sport Center Cetak Atlet Berprestasi di Jambi

Nasional

Ole Romeny Siap Tempur, Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi yang Diperkuat Rekan Setim Cristiano Ronaldo

Olahraga

Dedikasi Tanpa Henti: Budi Setiawan Menuju Kepemimpinan KONI Jambi yang Lebih Visioner

Olahraga

Danrem 045/Gaya Ikuti Kejuaraan Menembak Danlanal Babel Cup 2022

Olahraga

Argentina Bangkit dari Jurang, Tundukkan Mesir 3-2 dan Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Olahraga

Tak Ada Lagi Panggung Piala Dunia untuk Cristiano Ronaldo, CR7 Sebut Trofi Euro Setara Gelar Dunia