Babinsa Kelurahan Murni Kawal Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Babinsa Pasir Panjang Sambangi Pengrajin Mebel, Dukung Pengembangan UMKM Babinsa Koramil Muara Tembesi Hadiri Sosialisasi P4GN, Dukung Terwujudnya Kampung Bebas Narkoba Babinsa Koramil Sebapo Gelar Komsos, Pererat Kemanunggalan TNI dengan Warga Desa Marga Mulya Babinsa Koramil Pasar Rutin Gelar Komsos, Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Asam

Home / Nasional

Kamis, 3 Maret 2022 - 18:53 WIB

Gerombolan KST Tembak Karyawan PTT Saat Perbaiki BTS Di Ilaga Dan Serang Satgas Kodim

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H

SRIWIJAYADAILY.CO.ID – Kelompok Sepatis Teroris (KST) Papua serang Karyawan PTT (Palaparing Timur Telematika) yang sedang melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomseldi Distrik Beoga, bertempat di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (2/3/2022) pkl. 13.00 Wit.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga, S.H., M.H. dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3), mengatakan bahwa dari laporan informasi seorang karyawan PTT atas nama AL, bahwa ada Karyawan PTT yang sedang melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomseldi Distrik Beoga tiba-tiba diserang oleh KST.

Akibat dari penyerangan tersebut, 8 orang Karyawan PTT meninggal dunia, hal tersebut terlihat melalui rekaman CCTV Tower PTT bahwa salah seorang Karyawan PTT yang selamat bernama NS dan meminta bantuan penyelamatan di Tower BTS 3,” terangnya.

“Saat ini NS Karyawan PTT yang selamat masih berada di TKP Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel bersama rekan-rekannya yang meninggal Dunia,” tambahnya.

Baca :  Pangdam XX/TIB: Keberhasilan Satgas Yonif 142/KJ Bukti Pengabdian Tulus untuk NKRI

Selanjutnya Kolonel Aqsha menjelaskan dari informasi yang didapat, sampai saat ini masih belum dapat dilaksanakan evakuasi dikarenakan terkendala cuaca dan direncanakan akan dilaksanakan evakuasi korban selamat dan meninggal dunia oleh PT. PTT yang berada di Tower Base Transceiver Station (BTS) 3 Telkomsel Wilayah Beoga pada keesokan hari.

“Kemungkinan dari Polda Papua dan juga perbantuan dari Kodam XVII/Cenderawasih bersama akan membantu evakuasi serta sudah barang tentu Polda Papua akan mencari pelaku pembunuh karena ini adalah kejahatan kriminal luar biasa,” katanya.

“Karena merupakan kejahatan kriminal luar biasa yang mengakibatkan 8 orang masyarakat sipil meninggal dunia, maka penanganan akan ditangani oleh pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Papua,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Kapendam XVII/Cenderawasih mengungkapkan perkembangan terkini pada hari Kamis (3/3/2022) di Kab. Puncak, juga telah terjadi lagi penyerangan dan penembakan oleh KST terhadap Prajurit TNI terhadap personel TNI yang berada di Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak. Jarak dari insiden penembakan terhadap 8 karyawan PTT dengan insiden penembakan hari ini berjarak sekitar kurang lebih 15 KM.

Baca :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

“Sekitar pkl. 12.45 hari ini tanggal 3 Maret 2022, Personel Satgas Kodim Yonif R 408/SBH diserang dan ditembak oleh KST,” kata Aqsha.

Bermula 12 Personel Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sedang melaksanakan Patroli sekaligus memperbaiki saluran air dengan jarak dari Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH sekitar 50 meter.

Saat memperbaiki saluran air itulah tiba-tiba KST menyerang dan menembaki anggota TNI yang sedang berpatroli. Dari laporan Satgas ada sekitar 15 orang KST, dan ada yang membawa senjata laras panjang sebanyak 3 pucuk, tambahnya.

Kemudian Prajurit TNI Pos Koramil Dambet Satgas Kodim Yonif R 408/SBH berhasil mengusir dan menghalau KST mundur menuju ke arah Kampung Ogamki, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Baca :  Perkuat Koordinasi dan Keamanan, Babinsa Pasar Jambi Sambangi Security BRI KC Jambi

Dikatakan Kolonel Inf Aqsha setelah kejadian penembakan kemudian dilaksanakan pengecekan Satgas Kodim Yonif R 408/SBH dan ternyata 1 Personel atas nama Pratu Herianto Anggota Satgas Kodim Yonif R 408/SBH mengalami luka terkena tembakan pada bagian leher bawah telinga dan saat ini kondisi masih dalam keadaan sadar dan stabil serta dievakuasi menuju Puskesmas Beoga, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

“Untuk evakuasi Pratu Herianto menuju Timika direncanakan pada hari Jum’at (4/3/2022) dengan menggunakan Pesawat guna mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Aqsha.

Terkonfirmasi juga tadi siang 3 Maret 2022 sekitar pukul 12.20 WIT ada penembakan terhadap anggota Kopasgat yang sedang jaga di Pos Jaga Runway 25 Satgas Lanud Kopasgat Paskhas Yonko 469/Pancawara di Ujung Bandara Aminggaru Ilaga, ada tembakan ke arah Pos Jaga sebanyak 4 kali.

Sementara laporan dari Kopasgat Lanud saat ini masih Siaga 1. Tidak ada laporan korban jiwa, tutup Kapendam XVII/Cenderawasih.

Sumber : Pendam XVII Cenderawasih.

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgas Pamtas Yonif 111/KB Terus Mempererat Sinergi dengan Komunitas Papua Selatan

Nasional

Catatan Akhir Tahun 2022, Pergerakan SMSI Untuk Pers Indonesia

Nasional

Tim Kesehatan TMMD Ke-117 Kodim 0416 Sambangi Rumah Warga Door to Door

Nasional

Kolonel Inf Aqsha Erlangga Resmi Jabat Kapendam XVII Cenderawasih

Nasional

Babinsa Kelurahan Pinang Merah Lakukan Komsos untuk Pererat Hubungan dengan Warga

Nasional

Aplikasi NRC, Era Digital Lari 3K Prajurit Menarmed 2 Kostrad

Nasional

Pastikan Berjalan Aman, Babinsa Koramil Pelayangan Dampingi Pembagian Beras

Nasional

Satgas Yonif Raider 200/BN Berikan Layanan Kesehatan Keliling Bagi Masyarakat Kampung Muara Nawa